Type to search

INSPIRATION VALUABLE ARTICLES

Uang Bukan Ukuran Sukses Artist?: Formula Rahasia Menjadi Digital Artist Sukses – Artgerm

Share

“Ask Yourself Why You Choose Art as Your Life Path and Enjoy what You’ve Done as a Part of a Journey” – ARTGERM

http://artgerm.deviantart.com/art/Fall-Out-Toy-Works-TPB-200632778

Artgerm adalah salah satu digital artist yang sukses dalam dunia industri. Artgerm mendirikan sekolah ilustrasi 3D Sense yang melahirkan banyak generasi baru ilustrator handal. Skill dan stylenya telah mendapat pengakuan luas. Bagaimana Artgerm bisa berada di titik pencapaian skill dan kesuksesannya saat ini?

Ia akan berbagi banyak hal tentang bagaimana jalan yang harus ditempuh untuk menjadi sukses, mulai dari penguasaan skill fundamental, menguasai skill ekstra, menemukan style sampai bagaimana memahami dunia industri.



ARTIST WAJIB MENGUASAI FUNDAMENTAL SKILLS

Hal pertama yang harus dikuasai untuk menjadi Digital Artist yang sukses adalah skill fundamental. Apa saja skill fundamental yang harus dikuasai dengan baik?

1. Anatomy

Mempelajari anatomi merupakan sebuah proses dari dalam ke luar (inside-out process), di mana kita mempelajari struktur tubuh manusia atau makhluk rekaan (creature) mulai dari lapisan terdalam hingga tampilan terluar. Proses ini berurutan mulai dari pemahaman tentang tulang, otot, kulit, etnis, gender, hingga atribut lainnya yang memengaruhi hasil akhir tampilan fisik tersebut.

2. Lighting/ Pencahayaan

Pencahayaan selalu identik dengan bayangan. Bagaimana kita memahami bagian terang gelap pada sebuah obyek.

3. Colours/ Warna

Artgerm menekankan untuk mengeksplorasi warna dengan cara “to go beyond realism, realism is stuck”. Semua warna adalah hasil observasi, tentu saja kita tidak bisa membayangkan sebuah warna baru yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

4. Composition

Seorang seniman tidak sekadar melihat dengan mata telanjang, melainkan dengan “mata kamera”. Oleh karena itu, memahami lensa kamera adalah cara terbaik untuk menguasai komposisi. Mata seorang seniman bekerja layaknya lensa yang secara aktif mencari komposisi terbaik, mereduksi elemen yang tidak penting, dan menonjolkan titik fokus utama (point of interest) dalam sebuah karya.

“An artist does not look through regular eyes, but through the eyes of a camera.”

5. Perspective

Ada banyak metode perspektif yang bisa digunakan, tapi ada cara lebih mudah dan akurat dengan menggunakan sebuah foto referensi yang memiliki perspektif yang mendekati komposisi yang ingin kita buat di artwork kita.

6. Aesthetic

Nilai estetika adalah apa yang membuat sebuat artwork keren, satu hal yang paling sulit untuk dipelajari dan nyaris tidak bisa diajarkan diajarkan, bisa jadi ini sebuah preferensi yang sangat pribadi dan individual. Satu hal yang pasti artwork harus memenuhi 5 unsur di atas sebelum bisa memenuhi nilai estetika. Pada akhirnya, dalam industri, nilai estetika akan menentukan seberapa banyak orang yang akan mencintai artwork dan seberapa menjualnya artwork kita.

Untuk mengembangkan kemampuan estetika kita, kita harus memiliki kemampuan mendefinisikan sedetail dan segamblang mungkin, saat kita melihat artwork yang keren, apa yang membuat kita menyukainya. Jadikan itu sebagai sebuah kebiasaan. Mungkin bisa dianalogikan dengan mendefinisikan sebuah game yang membuat kita kecanduan. Definisikan apa yang membuat kita mau menghabiskan berjam-jam untuk menikmati game itu.

‘Always break it down and understand exactly in small segment why exactly you like something from the artistic point of view. Do it as a habit and we can learn a lot more things’.


MEMPERLUAS KEMAMPUAN DENGAN MENGUASAI SKILL ESENSIAL

Gambarlah sesuatu yang baru tiap hari, pada setiap praktik berikan 10% lebih besar porsi tuntutan kesulitan dari gambar sebelumnya. Dari ke 6 skill fundamental tadi, seorang digital artist juga harus memiliki skill yang esensial yang bisa berkembang seiring perubahan jaman dan teknologi.

Apa saja skill esensial yang harus dikuasai artist?

1. Menguasai Penggunaan Alat dan Software Gambar Digital

Oke, kita bisa menggambar dengan mouse, tapi why bother?:D

Jadi ini adalah tentang bagaimana teknologi sering berkembang sangat cepat dan artist harus terus beradaptasi dan belajar hal baru. Banyak cara lama yang mungkin cukup baik namun banyak hal yang akan menuntut artist untuk menggunakan cara baru untuk mendapatkan proses berkarya yang lebih baik dan efisien.

2. Visualization

What you have in your mind to be able to visualize through art, nothing more frustrating than having a great idea but you can’t show people.

Memiliki banyak ide cemerlang memang sesuatu yang keren, namun akan menjadi ironi yang sangat menyedihkan ketika kita tidak bisa menyajikan ide-ide keren kita kepada dunia.

3. Painting

Art in general; We are not responsible to recreate reality but to recreate the perception or the illusion of reality.

Dalam memahami Digital Painting, sebagai contoh saat kita menggambar hutan, kita tidak akan memggambar sampai setiap helai daun untuk membuatnya logis dan masuk akal, tapi tugas kita adalah menyajikan painting kita menjadi sesuatu yang masuk akal dan diterima secara visual. Tugas digital artis adalah merekreasi ilusi baru dari sebuah realita.

4. Digital Imaging

Saat membuat sebuah karya, ilustrator sering kali harus menggabungkan (blending) aset foto (photobashing), tekstur, efek cahaya, hingga kuas (brush) yang berbeda. Tanpa penguasaan digital imaging yang baik, elemen-elemen ini akan terlihat “tempelan” dan tidak menyatu.

Bonus Skill

5. Photography:

Photography, adalah cara terbaik untuk mempelajari komposisi, warna, perspektif dan realita.

6. Graphic Design:

Menguasai sedikit desain grafis mendukung kemampuan kita untuk mengemas artwork kita dan merepresentasikannya dengan baik.

7. 3D Modelling:

3D modelling adalah media terbaik untuk membantu memahami desain karakter dalam wujud yang paling realistis

‘Satu-satunya cara untuk memperdalam skill adalah dengan menggabungkan teori dan observasi dan dilipatgandakan oleh durasi praktik yang terus menerus’.


MEMASUKI DUNIA INDUSTRI

Ketika seorang artist telah menguasai skill yang dibutuhkan untuk menjadi profesional dan mencoba masuk ke dalam dunia industri, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yang berhubungan dengan dunia industri. Bagaimana untuk bisa memasuki dunia industri bagi seorang artist yang baru memulai?

Untuk bisa masuk dan bertahan dalam dunia industri, seorang artist harus paham dan mengikuti bagaimana dunia industri berputar. Beberapa aturan yang perlu dipahami seorang artis digital adalah:

1. Understand the Industry

Kemampuan untuk mengerti tentang dunia industri akan membantu artist mampu “bersuara” di dunia industri. Tentukan di mana posisi artist dalam industri yang sangat luas. Idealisme sangat bagus, tapi ada hal lain juga yang harus diperhatikan.

Sometimes I just want to do art is not enough, you have to decide what exactly what you want to be in the industry.

Perkembangan teknologi juga menjadi faktor yang sangat penting dalam dunia industri untuk diikuti, baik software maupun hardware.

2. Sensitive to Trend

Go out and meet new people, see what happen in the world. Tujuannya adalah agar artwork kita selalu relevan dengan nilai-nilai kekinian.

3. Meeting the Client Need

Being Digital Artist; We don’t make art to please our self but our job is to solve our client problem.

Kita punya sesuatu yang bisa kita tawarkan kepada klien, dan pertemukan dengan kebutuhan mereka. Selesaikan artwork sebelum deadline. Hal yang paling menyedihkan adalah ketika kita menghasilkan ide yang luar biasa hebat tapi klien tidak menginginkannya lagi karena melewati deadline.


JANGAN MENJADI ARTIST YANG STAGNAN

Ada beberapa hal penting yang harus dipahami oleh artist. Beberapa hal ini kadang tidak dipahami dengan baik dan mengakibatkan kemampuan artist hanya berjalan di tempat. Apa 3 hal penting yang sering disalahpahami oleh artist?

1. STYLE

“The Origin of Art is no style”Artgerm

Style adalah preferensi visual seorang artist untuk menyajikan ide sesuai dengan cita rasa pribadinya. Dasar dari sebuah style adalah realisme. Setiap style memiliki formulanya masing-masing. Untuk menciptakan sebuah style kuncinya adalah konsisten. Apakah konsistensi cukup? Tidak sesederhana itu! Selain konsisten, kita harus selalu membiasakan diri untuk keluar dari zona nyaman kita!

Biasakan mengekspansi zona style kita sehingga area style kita akan makin berkembang. Biasakan diri untuk bisa nyaman dengan hal-hal yang baru, eksplore hal-hal baru, nikmati cara dan proses kerja yang baru. Keluwesan adalah hal yang sangat penting!

Don’t stick with just one inspiration, one favorite artist. Get more inspirations, take what you like and make your own style. We have to be consistent but we have to give option.

Hal penting dalam mengembangkan sebuah style adalah kemampuan menangkap nilai-nilai keindahan dalam style artist-artist yang kita kagumi karyanya dan menjadikannya sebagai batu tumpuan sebuah penciptaan style baru.

2. REFFERENCE

“You can not Draw what You don’t Know”

Banyak hal salah kaprah yang dipahami oleh artist-artist baru dan orang awam tentang referensi. Mereka menganggap referensi bukanlah hal penting, dan menggangap tanpa referensi kita bisa membuat sebuah desain karya keren dengan imajinasi kita. Itu adalah kesalahan besar!

“Everyday Life is the Best Refference”

Semua artist besar dalam sejarah peradaban selalu menggunakan referensi. Referensi bisa didapatkan dalam kehidupan sehari-hari, gambar, foto dan ingatan kita. Kita juga memiliki sumber referensi untuk pose yang sangat mudah didapatkan, yaitu tubuh kita sendiri!

3. THEORY

What if other don’t like our style? Its mean you have to expand your style. As a commercial we need to find a demand in this industry. Expand our tastes. But first we have to love our art, so others will love it. Love your work, when you doing what you don’t like, it shows in your artwork. People will see.

“We need theory to understand what is wrong”

Jika orang lain tidak menyukai gaya seni kita, itu adalah tanda bahwa kita harus mulai memperluas gaya dan selera visual kita, terutama jika ingin terjun ke dunia komersial di mana kita wajib membaca kebutuhan pasar. Namun, kunci utamanya adalah kita harus mencintai karya kita sendiri terlebih dahulu sebelum mengharapkan orang lain menyukainya.

Ketika kita dipaksa mengerjakan sesuatu yang sama sekali tidak kita sukai, energi negatif tersebut akan terpancar dan terlihat jelas pada hasil akhir karya kita, dan audiens bisa merasakannya.


UKURAN KESUKSESAN SEORANG ARTIST

Nha bagaimana mengukur kesuksesan seorang artist? WHAT IS SUCCESFUL ARTIST? Apakah standar sukses artist adalah uang?. Ya, uang memang penting, tapi Arterm memiliki definisi sukses artist tersendiri.

Money is a result of every hard works, but it’s not the objective of you creating art. The objective of making good art is to share our idea. People can smell, can taste our art.

Untuk mencapai sukses, jika uang menjadi tujuan utama, karya kita tidak akan pernah menjadi sebuah hal besar dan akan melelahkan. Apa saja syarat yang harus dipenuhi dalam menempuh rute sukses?

1. Have Strong Passion and Commitment in Art is the Most Important Thing/ Passion dan Komitmen

We admit that learning the fundamental skill is boring, but don’t ever be in the position that you have been through this. Artgerm, spend effective 3 years for learning the fundamental skill. Conquer it.

Seorang Artgerm menghabiskan waktu khusus 3 tahun untuk belajar fundamental skill secara intensif, mungkin bagi banyak orang adalah sebuah proses yang membosankan tapi itulah jalan yang harus dilewati.

2. Understanding Market Positioning and Commercial Reliability/ Memahami Posisi Karya di Pasar Kreatif

Every artist has a potentiality to be a unique artist, prepare yourself to choose your position in the industry. Impress client with the portfolio. The best way to show portfolio is to give the 3 first best artwork. Don’t put all.

Setiap artist pada dasarnya memiliki potensi uniknya masing-masing, sehingga penting bagi kita untuk bersiap menentukan posisi dan spesialisasi kita di dalam industri. Saat tiba waktunya menarik perhatian klien, portofolio adalah senjata utama kita; cara terbaik untuk menunjukkannya adalah dengan hanya menampilkan tiga karya terbaik di urutan paling awal. Jangan memasukkan seluruh karya yang kita miliki, karena kurasi yang ketat dan fokus pada kualitas terbaik jauh lebih ampuh untuk membuat klien langsung terkesan dalam pandangan pertama.

No Degree in art, Portfolio is the only certificate.

3. Solid Art Foundation with Great Flexibility and Execution

Tidak hanya menguasai teknik-teknik dasar seni secara mendalam, tetapi artist juga mampu beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai gaya atau perubahan konsep, serta selalu berhasil merealisasikan ide-ide tersebut menjadi karya nyata yang berkualitas tinggi

4. Strong Online Presence and Involved with the Community (Deviantart, Instagram, Artstation etc)

As earlier as possible. Maybe your artwork is suck, but believe that there are some people like your art. One day some of those people might influence your ways to industry. The successful artist treat their fans because their success is depend on their fans.

Lakukan sedini mungkin, meskipun kamu merasa karyamu saat ini masih buruk, pasti ada orang-orang di luar sana yang menyukainya. Suatu hari nanti, beberapa dari penggemar tersebut bisa saja menjadi jalan atau pengaruh yang membawamu masuk ke dalam industri profesional. Itulah mengapa para seniman sukses selalu menghargai dan memperlakukan penggemar mereka dengan sangat baik, karena kesuksesan mereka pada akhirnya sangat bergantung pada dukungan para penggemar tersebut.

When is exactly we ready to show our artwork is no better than TODAY!

5. Good Network of Clients

Sebagai seorang artist, memiliki jaringan klien yang baik bukan sekadar tentang urusan bisnis, melainkan tentang membangun komunitas orang-orang yang mengapresiasi dan memercayai visi artistik kita. Jaringan yang sehat ini memberi aliran proyek yang stabil, kebebasan berkarya karena adanya rasa saling percaya, serta membuka pintu bagi rekomendasi baru yang membantu karya menjangkau audiens yang lebih luas di dalam industri.

“Art is our objective of our emotion to express, so enjoy”


Baca juga: Amazing Arts by Lois van Baarle: Ilustrator Dunia Berbakat yang Pernah Tinggal di Indonesia

Minggu, 10 Maret 2013, dewa-dewa digital art dari Imaginary Friends Studio menyambangi Jakarta, tepatnya di Ritz Carlton, Stanle ‘Atrtgerm’ Lau, Kendrick dan Kay berbagi berbagai hal seputar dunia Digital Art yang disupport oleh 3DSense. Artikel ini dirangkum dari materi yang diberikan selama workshop. Banyak hal tetap aktual dan relevan dari materi ini bagi artist yang ingin sukses!

Art is not a Subject or a Profession, Art is Life Style. Learn to Love Your Work – ARTGERM

(BP)

Tags:

8 Comments

  1. god

    color is freedom for me sir

  2. pengen banget bisa belajar disini, tapi kok rumahku di Jogja.. jauh banget.

Leave a Comment