Melalui indra penglihatan, pendengaran, peraba, penciuman, dan perasa—ditambah indra keseimbangan (vestibular) dan posisi tubuh (proprioseptif)—otak balita membangun jutaan koneksi saraf baru setiap detiknya. Proses ini disebut dengan perkembangan sensori. Agar perkembangannya optimal dan tidak berlebihan (sensory overload), stimulasi yang kita berikan harus disesuaikan dengan tahapan usianya. Yuk, kita bedah tahapannya satu per satu, Parents!