Di balik kemudahan fasilitas era modern, anak-anak zaman sekarang justru lebih rentan mengalami krisis mental. Narasi bahwa mereka "harus selalu sukses dan bahagia" sering kali menjadi bumerang yang memicu kecemasan mendalam. Artikel ini mengupas sudut pandang parenting dari filsuf Alain de Botton tentang mengapa orang tua harus menurunkan ekspektasi, belajar menjadi orang tua yang good enough, dan menguasai seni mendengarkan demi kesehatan mental anak.
Dalam dunia parenting modern, banyak orang tua yang berusaha meruntuhkan sekat antara orang tua dan anak dengan cara menjadi "teman baik". Meski niatnya adalah membangun kedekatan, Dr. Gabor Maté, seorang pakar perkembangan anak terkemuka, memberikan peringatan penting: anak-anak tidak membutuhkan tambahan teman sebaya; mereka membutuhkan orang tua yang mampu menjadi jangkar. Jadi apa batasan menjadi "teman" dan bagaimana menjadi sesosok "jangkar" bagi anak?