Bagi seorang seniman, membuka media sosial bisa terasa seperti berkaca di cermin yang mendistorsi realitas. Di satu sisi kita melihat ilustrator A baru saja merilis artbook, seniman B menang kompetisi internasional, dan animator C memamerkan studio barunya. Seketika, ada rasa sesak di dada: “Aku ketinggalan. Aku kurang produktif. Gaya gambarku begini-begini saja.” Selamat datang di dunia FoMO (Fear of Missing Out) atau ketakutan akan tertinggal. Namun, alih-alih membiarkan rasa takut ini melumpuhkan kreativitasmu, bagaimana jika kita membalik keadaannya? Mari kita bahas bagaimana mengubah kecemasan ini menjadi MoJO (Motivation to Jump On) bahan bakar murni untuk berkembang.
Gambar memang menyenangkan, namun suatu saat bisa membuat galau ketika ingin gambar namun tiba-tiba muncul berbagai pikiran seperti takut salah, takut jelek, buntu tidak ada ide, tidak menemukan teknik yang benar dan masalah lainnya. Gambar seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan. Tapi kalau ujung-ujungnya jadi beban, gimana ya solusinya?
"Carrot Academy bagi saya adalah sebuah tempat di mana saya menemukan kembali diri saya yang mungkin sebagian pernah hilang ketika saya menjalani beberapa cita-cita" - Asri Wijayanti, Illustration Essentials 2.59 Februari - Mei 2016. Trims Asri Wijayanti telah berbagi banyak hal positif selama mengikuti program Illustration Essentials di Carrot Academy!