Bagi seorang seniman, membuka media sosial bisa terasa seperti berkaca di cermin yang mendistorsi realitas. Di satu sisi kita melihat ilustrator A baru saja merilis artbook, seniman B menang kompetisi internasional, dan animator C memamerkan studio barunya. Seketika, ada rasa sesak di dada: “Aku ketinggalan. Aku kurang produktif. Gaya gambarku begini-begini saja.” Selamat datang di dunia FoMO (Fear of Missing Out) atau ketakutan akan tertinggal. Namun, alih-alih membiarkan rasa takut ini melumpuhkan kreativitasmu, bagaimana jika kita membalik keadaannya? Mari kita bahas bagaimana mengubah kecemasan ini menjadi MoJO (Motivation to Jump On) bahan bakar murni untuk berkembang.