Banyak orang tua masih mengukur kecerdasan anak hanya dari nilai matematika atau sains. Padahal, keajaiban lapangan milik Messi bersumber dari kapasitas kecerdasan yang setara dengan Einstein—hanya beda kombinasinya. Simak panduan memahami 7 kecerdasan majemuk dan cara membebaskan anak bereksplorasi tanpa harus terperangkap label.
"Banyak orang tua langsung panik stunting saat melihat anaknya lebih pendek dari teman sebayanya. Padahal, ada kondisi medis lain bernama Growth Hormone Deficiency (GHD) atau defisiensi hormon pertumbuhan. Berbeda dengan stunting, GHD disebabkan oleh gangguan kelenjar pituitari di otak, bukan masalah gizi. Kenali ciri-ciri, proses diagnosis, dan pentingnya penanganan dini agar tumbuh kembang anak bisa optimal."
Melalui indra penglihatan, pendengaran, peraba, penciuman, dan perasa—ditambah indra keseimbangan (vestibular) dan posisi tubuh (proprioseptif)—otak balita membangun jutaan koneksi saraf baru setiap detiknya. Proses ini disebut dengan perkembangan sensori. Agar perkembangannya optimal dan tidak berlebihan (sensory overload), stimulasi yang kita berikan harus disesuaikan dengan tahapan usianya. Yuk, kita bedah tahapannya satu per satu, Parents!