Type to search

Tags: , ,

TIPS MENGATASI KEBIASAAN MENUNDA BERKARYA

Share

Apakah kamu suka menunda kemudian menyesal ketika semua tidak beres? Tenang saja, menunda adalah kebiasaan dan kebiasaan adalah sesuatu yang bisa DIUBAH! Bagaimana merubah kebiasaan suka menunda?

KENALI PEMICUNYA

Pemicu kebiasaan menunda adalah stress. Secara otomatis otak selalu berusaha menghindari sesuatu yang dianggap akan mengancam dan menimbulkan stress. Naluri ini adalah naluri yang dimiliki manusia sebagai bentuk pertahanan diri. Otak kita tidak bisa membedakan mana ancaman yang benar-benar berbahaya atau tantangan yang sebenarnya kita harus kerjakan. Tantangan atau pekerjaan dianggap ancaman oleh otak kita sehingga merespon dengan menyuruh kita menghindar.

TIDAK SEMUA STRESS ITU BURUK

Karena otak tidak membedakan ancaman berbahaya atau tantangan yang diperlukan, maka kedua hal tersebut akan memicu stress dalam taraf yang hampir sama. Stress yang baik diakibatkan oleh beban dari aktivitas produktif seperti bekerja, berlomba, olah raga, negosiasi, berbicara di depan umum, menggambar dll. Stress yang buruk berasal dari hal-hal negatif atau gangguan di sekitar yang merugikan, seperti bencana alam, kejahatan, kecelakaan, teman yang berperilaku buruk dll.

Stress yang baik dibutuhkan bagi perkembangan tubuh dan mental kita. Tubuh hanya bisa berkembang melalui aktivitas fisik yang menantang seperti jalan, lari, angkat beban. Tubuh akan menjadi sehat, kuat dan terampil. Sementara mental kita butuh stress yang diakibatkan oleh aktivitas produktif yang bermanfaat. Aktivitas positif akan membuat kita lebih tahan, sigap dan cerdas. Stress akibat menggambar adalah salah satu stress yang baik.

JANGAN SALAH FOKUS

Kesalahan terbesar dalam mengatasi kebiasaan ini adalah fokus untuk menghilangkan stress padahal stress bukan masalah utama. Ketika kita mengalami stress, kita akan cenderung mencari aktivitas yang meredakan stress. Aktivitas ini akan memberikan efek meredakan stress sementara karena masalah sebenarnya masih ada. Untuk meredakan stress kita biasanya mencari hiburan dan mencari kegiatan yang MENUNDA aktivitas atau tantangan yang sebenarnya kita harus hadapi – cepat atau lambat.

Cara paling tepat adalah dengan merubah POLA. Ubahlah pola kebiasaan pemicu menunda. Bagaimana merubah pola ini?

1. BERKOMPROMI DENGAN STRESS.

Pertama, pahamilah bahwa kita telah mengalami STRESS. Sadarilah setiap ketakutan terhadap tantangan dari aktivitas yang akan kita lakukan. Kita tidak perlu merinci tantangan apa yang membuat kita stress. Apa yang kita bisa lakukan hanya menyadari bahwa kita sedang berdamai dengan stress.

2. BERTINDAK DENGAN SADAR.

Langkah kedua adalah langsung ambil TINDAKAN jika otak kita menyuruh beralih ke aktivitas penunda. Aktivitas penunda biasanya adalah aktivitas yang lebih menggoda otak dan memberi kenyamanan sementara. Misalnya kita ingin mengambil smartphone sebagai distraksi, segera hentikan. Aktivitas distraksi bisa saja seperti nonton youtube, main game, ngobrol dengan teman.

SINDROM PELARIAN

Tidak hanya aktivitas hiburan bahkan kegiatan yang sepertinya produktif namun bukan tujuan utama kita. Sebagai contoh, ketika kita mendapat tugas menggambar yang membutuhkan fokus tiba-tiba aktivitas seperti memperbaiki motor yang rusak, belajar musik, belajar dance bahkan belajar kimia terlihat lebih menggoda. Tapi apakah dengan terdistraksi aktivitas positif bisa membuat kita lebih baik? Kita bisa menjadi musisi, dancer atau ahli kimia handal? TIDAK. Karena tindakan kita biasanya karena impulsive, tidak terencana dan tidak memiliki target yang jelas. Biasanya ketika aktivitas baru memberikan tantangan baru, maka hal sama akan terulang lagi.

3. HITUNG MUNDUR DAN AKSI!

Langkah ketiga adalah menghitung mundur hingga angka 5 dan segera kembali ke aktivitas utama CUKUP 5 menit. 5 menit awal tersebut akan menjadi kunci sukses menit-menit berikutnya. Mengapa hanya 5 menit? Angka 5 menit akan diterima otak kita sebagai angka yang kecil yang membuat otak kita bisa menerima dengan baik, namun otak dan tubuh kita juga memiliki kemampuan unik. Begitu kita berhasil melewati 5 menit pertama, otak dan tubuh kita akan beradaptasi dan mampu melanjutkan ke menit berikutnya. 5 menit pertama adalah kunci yang akan memutus mata rantai kebiasaan menunda kita.

Ingat, menunda adalah sebuah kebiasaan. Dengan merubah POLA maka kita akan membentuk sebuah kebiasaan baru yang lebih baik. Kebiasaan yang baik dalam jangka panjang akan menjadi karakter positif kita sebagai artist.

Jadi, masih ada alasan nggak sih buat mager berkarya?

Sumber: Youtube/Artupida

(BP/CA)

Tags:

Leave a Comment

Open chat
Ada yang bisa kami bantu?