Type to search

PARENTING AND GROWTH

Stop Beli Mainan Mahal!: Ini Rahasia Parenting Style Perancis yang Bikin Orang Tua Hemat Banyak Hal

Share

Menjadi orang tua sering kali diidentikkan dengan pengorbanan besar—baik dari segi waktu, tenaga, hingga finansial. Mulai dari belanja peralatan bayi yang menumpuk, membeli berbagai mainan edukatif mahal, hingga menguras emosi saat menghadapi anak yang rewel. Namun, jika mengintip pola pengasuhan di Perancis (French Parenting), ada filosofi menarik yang justru membuat hidup orang tua lebih tenang sekaligus hemat dalam banyak hal.

Gaya pengasuhan yang populer lewat buku Brought Up Bébé karya Pamela Druckerman ini mengajarkan bahwa menjadi orang tua tidak harus mengorbankan seluruh hidup Anda. Berikut adalah alasan mengapa parenting style Perancis mampu membuat orang tua menghemat banyak hal:

1. Menghemat Finansial: Mengutamakan Kebutuhan, Bukan Keinginan Anak

Di era modern, industri perlengkapan anak sering membuat orang tua merasa wajib membeli segalanya. Orang tua di Perancis cenderung bersikap lebih realistis dan praktis.

  • Peralatan Seperlunya: Mereka tidak tergiur membeli semua gadget atau perlengkapan bayi terbaru yang masa pakainya hanya beberapa bulan.
  • Mainan Sederhana: Anak-anak Perancis dibiasakan bermain dengan hal-hal sederhana di sekitar mereka, ketimbang dikerumuni mainan elektronik mahal. Pada dasarnya, anak kecil belum bisa membedakan mana mainan mahal dan murah. Bagi mereka, kardus bekas, wadah plastik, atau ranting pohon bisa terasa sama menariknya dengan mainan berteknologi tinggi. Memahami hal ini membantu orang tua menghemat anggaran tanpa mengurangi kegembiraan anak.

2. Menghemat Energi dan Emosi: Konsep La Pause (Jeda)

Salah satu pilar utama pengasuhan Perancis adalah La Pause. Ketika bayi menangis di malam hari, orang tua tidak langsung melompat untuk menggendongnya. Mereka memberikan jeda beberapa detik atau menit untuk mengamati apakah bayi benar-benar membutuhkan bantuan atau hanya sedang belajar menenangkan dirinya sendiri (self-soothing).

  • Tidur Nyenyak Lebih Cepat: Hasilnya, banyak bayi di Perancis sudah bisa tidur lelap sepanjang malam (faire ses nuits) sejak usia 2 hingga 3 bulan.
  • Menghemat Tenaga Orang Tua: Orang tua tidak mengalami burnout atau kelelahan kronis akibat kurang tidur berbulan-bulan, sehingga memiliki energi positif yang cukup untuk beraktivitas harian.

3. Menghemat Waktu: Anak Lebih Mandiri dan Pandai Menunggu

Di Perancis, kesabaran bukan sekadar kemampuan, melainkan sebuah keterampilan yang diajarkan sejak dini. Anak-anak dibiasakan memahami konsep “menunggu”.

  • Tidak Ada Interruption: Saat orang tua sedang berbicara, anak diajarkan untuk tidak memotong pembicaraan.
  • Kemandirian Bermain (Autonomy): Anak-anak dilatih untuk bisa bermain sendiri tanpa harus selalu dihibur oleh orang tua setiap menit. Ini memberi ruang bagi orang tua untuk bekerja, beristirahat, atau menyelesaikan pekerjaan rumah tangga tanpa gangguan konstan.

4. Menghemat Anggaran Makan: Pola Makan Teratur Tanpa Snacking Berlebih

Pengasuhan Perancis menerapkan aturan makan yang disiplin namun menyenangkan. Anak-anak makan pada jam yang sama seperti orang dewasa (tiga kali makan utama dan satu kali jadwal goûter atau camilan sore). Salah satu prinsip utama French parenting adalah mengenalkan anak pada rasa yang beragam sejak dini. Namun, bumbu yang dimaksud bukanlah cabai yang pedas, melainkan herba segar, rempah aromatik, dan saus berbasis mentega atau keju khas kuliner Prancis.

  • Tanpa Makanan Khusus Anak: Anak-anak Perancis makan makanan yang sama dengan orang tuanya sejak dini—termasuk sayuran dan berbagai variasi rasa—bukan makanan khusus anak (kids meal) yang cenderung kurang berbumbu atau dimasak khusus.
  • Efisiensi Belanja: Orang tua tidak perlu memasak dua jenis makanan berbeda setiap kali makan, yang secara signifikan menghemat anggaran belanja harian dan waktu memasak di dapur.

5. Menjaga Hubungan Pernikahan: Orang Tua Tetap Memiliki Dunia Sendiri

Prinsip penting dari French Parenting adalah bahwa anak bukan pusat dari seluruh tata surya keluarga. Orang tua adalah individu yang tetap memiliki hak atas ruang pribadi dan hubungan pernikahan mereka.

  • Malam Hari Adalah Milik Dewasa: Setelah jam tidur anak tiba, area keluarga kembali menjadi milik orang tua untuk bersantai dan berkomunikasi.
  • Mencegah Keretakan Hubungan: Dengan menjaga keharmonisan pasangan, orang tua menghemat beban emosional yang sering timbul akibat stres pengasuhan.

6. Menghemat Waktu & Biaya Hiburan: Mengajak Anak Masuk ke Dalam Aktivitas Orang Tua

Di Perancis, orang tua tidak selalu harus merancang aktivitas khusus anak atau pergi ke playground mahal setiap akhir pekan hanya untuk menghibur mereka. Sebaliknya, anak-anak diajak untuk beradaptasi dan terlibat langsung dalam rutinitas harian orang tua.

  • Anak Belum Membedakan “Bermain” dan “Tugas”: Bagi anak usia dini, mereka belum bisa membedakan antara aktivitas khusus bermain (play) dengan mengikuti kegiatan orang tua. Menyiapkan bahan makanan, menyiram tanaman, atau melipat pakaian terasa seperti permainan yang menyenangkan jika dikemas dengan interaktif.
  • Efisiensi Waktu dan Biaya: Karena anak merasa dilibatkan dalam kegiatan dewasa, orang tua tidak perlu membagi waktu secara terpisah antara “menyelesaikan pekerjaan rumah” dan “mendampingi anak bermain”. Kedua hal tersebut berjalan bersamaan, secara signifikan menghemat biaya tiket wahana hiburan sekaligus memangkas waktu sibuk orang tua di rumah.

Mana yang Bisa Diterapkan?

Parenting gaya Perancis membuktikan bahwa mengasuh anak dengan baik tidak harus membuat orang tua bangkrut atau kehabisan energi. Dengan menetapkan batasan yang jelas, melatih kemandirian sejak dini, dan menjaga kesederhanaan, orang tua dapat membesarkan anak yang tenang dan percaya diri—sekaligus menikmati peran mereka sebagai orang tua dengan penuh kedamaian. Cukup menarik, jadi buat parent mungkin bisa mengadaptasi beberapa hal sesuai dengan gaya parenting yang sudah dijalani saat ini.

(BP/CA)

Tags:

Leave a Comment