Type to search

GAMBAR KOK NYONTEK? BISA BIKIN JAGO?

Share

Kalo tiap hari kita gambar tapi nyontek dan bukan karya orisinil, itu bisa bikin kita improve nggak sih? Oke ini pertanyaan yang menarik sekali. Banyak mitos-mitos yang salah seputar menggambar terutama soal menyontek, soal redraw, tracing, nyolong gambar dan sebagainya.

Nyontek sering diidentikkan dengan nyolong gambar. Tentu beda hal antara nyontek dan nyolon gambar. Nyolong itu berarti kita mengambil sebuah karya milik orang lain dan kita mengakuinya sebagai gambar kita – tanpa ada proses pembuatan gambar sama sekali. Nyontek adalah kita menggambar ulang gambar orisinil menjadi gambar baru yang serupa. Dengan menyontek kita masih berusaha melakukan sesuatu. Usaha yang kita berikan untuk menggambarnya adalah perbedaan utama antara nyolong dan nyontek.

Nyolong karya tentu bukan hal yang bagus. Nha bagaimana dengan menyontek? Mari kita kupas tuntas topik GAMBAR NYONTEK INI.

1. MANUSIA ADALAH MAHLUK PENIRU

Semua karya manusia di dunia ini sebenarnya adalah hasil menyontek. Kita telah belajar meniru sejak lahir. Meniru perilaku orang tua dan orang-orang di sekitar kita. Lukisan gua purba yang berusia ribuan tahun adalah salah satu buktinya. Lukisan yang dibuat manusia purba tersebut adalah karya seni tertua manusia yang merupakan usaha manusia untuk merekam alam. Mereka melakukannya dengan menyontek alam dan memindahkannya ke dinding gua. Walaupun lukisannya terkadang terlihat sederhana karena keterbatasan saat itu, kita masih bisa melihat dengan jelas apa yang ingin direkam oleh manusia purba dalam lukisannya tersebut.

Seiring kemajuan peradaban manusia, kemampuan menyontek makin berkembang pesat hingga kita bisa melihat karya-karya besar yang makin sempurna.

Tidak hanya dalam bidang gambar, melalui proses menyontek manusia juga melahirkan karya budayanya. Penemuan berbagai teknologi, film, mesin dan masterpiece lainnya lahir melalui proses yang sama.

2. TIDAK ADA HAL YANG BENAR-BENAR BARU

Menyontek adalah bagian tak terpisahkan dari PROSES PERKEMBANGAN. Pada awalnya manusia menyontek dari alam. Kemudian makin berkembangnya kemampuan manusia, mereka mengembangkan karya budaya yang sudah ada sesuai dengan kebutuhan manusia. Setiap artist besar lahir, mereka akan terinspirasi oleh artist-artist pendahulu. Menyontek melahirkan versi perkembangan dari karya-karya yang lahir sebelumnya. Bahkan hingga saat ini karya-karya artist besar seperti Michaelangelo atau Lenoardo Da Vinci terus mengilhami artist-artist generasi baru.

3. MENYONTEK ADALAH UPAYA MENGENALI SUBYEK SECARA SPESIFIK DAN MENYAMAKAN PERSEPSI

Bayangkan ketika kita menjadi ilustrator di dalam sebuah studio dan klien ingin kita menggambar seorang jagoan naik Harley Davidson. Harley Davidson adalah kendaraan dengan bentuk dan fungsional yang spesifik. Kita tidak akan tahu seperti apa Harley Davidson yang sebenarnya tanpa menyonteknya langsung. Dengan menyontek kita telah menyamakan persepsi kita dengan klien kita tentang wujud  Harley Davidson secara spesifik dan fungsional. Bayangkan jika kita menggambarnya dengan segenap imajinasi kita dan klien juga menggunakan imajinasinya saat melakukan brief. Tentu saja akan terjadi keributan dalam proses pembuatannya. Keributan ini mungkin seperti ketika kita ingin menggambar gajah tapi kita hanya melihat dari belakang, sementara klien melihat gajah dari depan. Persepsi kita dengan klien tidak akan pernah bertemu.

4. MEMPERKAYA MEMORI VISUAL

Keributan antara kita dan klien tentang gajah tadi tidak akan terjadi kalau kita sama-sama memiliki data base yang lengkap tentang gajah. Demikian juga ketika mengerjakan karya-karya lain. Memori manusia terbatas. Kita bisa saja ingat wajah selebritis Syahrini dan mengenalinya ketika kita bertemu. Namun saat kita ingin menggambar wajah Syahrini memori kita tidak memiliki cukup data yang detail. Memori kita hanya menangkap info-info sederhana.

Saat kita menggambar Harley Davidson yang spesifik, kita akan mengumpulkan data untuk menggambarnya. Kita bisa mendapatkan gambar HD dari berbagai sudut. Mengumpulkan informasi bagaimana tiap bagiannya bekerja. Bagaimana saat HD berjalan atau saat berhenti dan bersandar. Semua informasi tersebut akan menjadi data dalam base memori kita. Data ini bisa berguna saat kita sedang menggambar di masa depan.

Kalian tentu tahu Kim Jung Gi. Kim adalah artist yang semenjak kecil mengamati lanskap di sekitarnya. Kebiasaan ini menjadikannya artist yang kaya akan data base dan menghasilkan karya-karya luar biasa.

5. MEMBONGKAR PROSES KERJA ARTIST

Ketika kita menyontek gambar seorang artist, tentu kita melakukannya karena kita mengagumi karya tersebut. Keindahan sebuah karya adalah hasil jerih payah sang artist untuk membuat karya dalam level tertentu. Saat menyontek, kita akan memahami bagaimana proses bekerja artist saat membuat karya. Kita akan memahami mengapa si artist memilih obyek ini? Mengapa obyek ini bisa memiliki kompisisi yang keren, warna yang menarik atau rendering yang sangat detail dan berbagai pertanyaan tentang kekaguman pada karya itu?

Kemudian kita akan mulai menggambar dan mereka-reka proses menggambar sesuai kemampuan kita. Kita tidak akan bisa memahami sepenuhnya teknik dan cara kerja artist hanya dengan menyonteknya. Namun proses inilah (baik sukses atau gagal) yang akan membuat kita menemukan cara personal kita yang kelak akan mempengaruhi style kita. Kita tidak akan pernah bisa serupa dengan arist lain, sekeras apapun kita mencobanya. Setiap artist memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri yang akan membentuk artist tersebut.

Seperti saat kita makan nasi goreng enak di sebuah restoran dan mencoba membuatnya di rumah. Kita akan mencoba berbagai macam bumbu dan teknik memasak. Setelah berulang-ulang mencobanya kita mungkin akan gagal, nyaris sukses atau malah menemukan resep baru yang unik. Tidak ada proses yang gagal karena kegagalanlah yang akan membedakan karya kita dari artist lainnya.

6. MENCONTEK ITU TIDAK MUDAH, SAMA HALNYA PROSES BELAJARPUN JUGA TIDAK PERNAH MUDAH

Saat ini membuat nasi goreng, kita akan tahu bagaimana tidak mudahnya membuat nasi goreng. Dari persiapan alat dan bahan, meracik bumbu, memasak, mencicip rasa dan berbagai macam proses yang mungkin tidak mudah bagi kita yang sedang belajar.

Demikian juga dengan nyontek gambar. Berbagai macam kesulitan yang kita alami adalah proses belajar kita. Makin sulit subyek yang kita kerjakan tentu kita makin dipaksa untuk belajar banyak hal.

7. NYONTEK YANG BENAR BUKAN ASAL NYONTEK

Jadi sekaranga kita sudah memahami bahwa menyontek adalah bagian dari proses belajar dan berkembang. Setiap kesulitan adalah awal dari proses belajar kita. Jadi jangan remehkan gambar nyontek lagi ya. Tapi tunggu dulu, kita akan membahas satu hal penting lagi tentang NYONTEK di artikel berikutnya. Di artikel berikutnya kita akan membahas cara menyontek yang BENAR. Kita akan membahas bagaimana sih proses menyontek yang benar agar kita bisa belajar dengan optimal DAN bagaimanakah posisi gambar nyontek ini ada dalam alur proses menggambar kita? Kita akan bahas bagaimana NYONTEK akan mempengaruhi alur proses menciptakan karya “orisinil” kita. TERUS BERKARYA!

“Draw what you see, not what you think you see”

(BP/CA)

Tags:

Leave a Comment

Open chat
Ada yang bisa kami bantu?