Mau Gambar Tapi Nggak Sempet?: Intip 5 Hal yang Terjadi Ketika Kita Terjebak Kesibukan
Share
Produktif berkarya adalah kunci untuk berkembang menjadi artist yang baik. Namun terkadang menggambar harus dikompromikan dengan aktivitas sehari-hari lainnya. Banyak kisah sukses artist besar yang sebelumnya memiliki kesibukan luar biasa dan hanya memiliki waktu menggambar yang terbatas, namun mereka bisa berkembang hingga mencapai kesuksesan seperti sekarang. Ukuran sibuk tiap orang berbeda-beda, namun tentunya kita harus mampu beraktivitas dengan efisien agar tidak hanya sibuk namun juga produktif.
Inilah 5 hal yang harus diperhatikan jika kita sulit berkarya dengan alasan “sibuk”

1. Sibuk Atau Belum Menjadikannya Prioritas?
Bisa jadi kita tidak sempat menggambar karena kita belum menyusun prioritas dengan baik. Tidak hanya prioritas menggambar, namun prioritas hal lain dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menyusun prioritas kita bisa menyelesaikan tugas-tugas utama dengan lebih dan memiliki waktu untuk menggambar. Prioritas membantu kita membagi alokasi waktu bagi aktivitas yang paling penting, menghilangkan aktivitas yang tidak perlu dan menyeimbangkan waktu beraktivitas, beristirahat dan aktivitas hidup lainnya. Tanpa prioritas, tidak hanya produktivitas menggambar saja yang akan menurun, namun kita juga akan kesulitan mencapai banyak target dalam hidup lainnya.
2. Jadikan Gambar Sebagai Kebutuhan
Menggambar sebagai kebutuhan artinya kita memandang aktivitas menggambar sesuatu yang harus terpenuhi, jika tidak kita akan merasa tidak nyaman, ada sesuatu yang kurang karena passion yang tidak tersalurkan dengan baik. Jika menggambar menjadi kebutuhan kita, tentu kita akan berusaha untuk memenuhinya dengan baik. Menggambar sebagai kebutuhan membuat terdorong untuk mencari waktu untuk menggambar dengan memanfaatkan segala keterbatasan. Romeo Jericho seorang karikaturis bercerita bahwa dia merasa tidak nyaman kalau tidak menggambar dalam waktu lama sehingga memanfaatkan waktu luang seperti jam istirahat kerja untuk menggambar. Keterbatasan waktu justru membuat style gambarnya menjadi khas dan memiliki kecepatan menggambar yang luar biasa.
3. Sedikit Tapi Teratur Dari Pada Banyak Tapi Acak
Segala sesuatu yang dikerjakan dalam waktu sedikit namun konsisten dan berkualitas akan memberi hasil melebihi kerja gila-gilaan dalam waktu yang singkat. Menggambar tidak harus menghabiskan waktu berjam-jam. Jika kita benar-benar memiliki waktu yang sempit namun ingin berkembang dalam gambar, 30 menit sehari namun teratur akan lebih baik daripada menggambar berjam-jam dengan sporadis. Goro Fujita adalah salah satu speed painting artist terbaik yang membentuk skillnya karena “tidak memiliki cukup waktu” di awal proses belajarnya. Goro Fujita membuat challenge untuk dirinya sendiri dan berhasil membuat 365 painting dalam 1 tahun penuh di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa dan bekerja.
4. Turunkan Target Dan Tingkat Kesulitan
Tidak semua orang memiliki waktu cukup banyak, karena itu kita harus bisa menyesuaikan diri dengan cara menurunkan target gambar. Buatlah target gambar sesuai waktu yang kita miliki dan secara konsisten kecepatan gambar kita akan semakin meningkat dan kita bisa meningkatkan target dan tingkat kesulitan secara bertahap. Menurunkan target juga akan menurunkan faktor stress karena tekanan ekspektasi. Menurunkan target tidak akan membuat kita tidak berkembang, karena kita akan beradaptasi setiap hari secara perlahan dan kemampuan menyelesaikan karya akan semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Tidak ada kesuksesan yang bisa didapatkan secara instant.
5. Kalau Cinta Pasti Ada Pengorbanan!
Seandainya gambar itu pacar tentu kita bakal bikin “dia” bahagia kan. Salah satunya dengan pengorbanan. Kita bisa mengorbankan waktu main game, waktu jalan-jalan, waktu mager, waktu nyari mood, bangun lebih pagi atau menunda segala kesenangan. Pastikan bahwa pengorbanan kita tidak sia-sia dengan “quality time drawing” kita. Kecintaan dengan menggambar adalah hal terbaik yang bisa kita miliki sebagai artist, karena passion mendorong kita untuk menciptakan sesuatu yang positif dalam hidup kita, yaitu gambar dan menjadi alasan bagi kita untuk tidak menyia-nyiakan waktu dalam hidup kita.
Jadi, jika kita merasa sibuk, pikirkan tentang 5 hal ini. Akankah kita menyerah dan menyesal di kemudian hari ataukah kita akan berani berjuang dan berkorban untuk mendapatkan hidup yang lebih berwarna dengan passion gambar kita? Semua pilihan tentu ada konsekuensinya.
Jangan lupa selalu BERKARYA dan BAHAGIA.
(CA/BP)
