Ketika karya dikritik rasanya pasti beraneka warna ya. Mungkin bagi yang belum terbiasa akan jadi baper. Nha, bagi Finnian MacManus seorang concept artist yang pernah bekerja untuk Sony Playstation, Lucasfilm, Volta, Brownbag Films dll – justru kritik adalah salah satu kunci suksesnya untuk maju. Finnian mungkin akan melewatkan banyak hal besar jika dulu ia tidak bisa menangani kritik dengan tepat. Apa saja saran-saran dari Finnian Macmanus agar kita bisa menangani kritik dan mendapatkan benefit bagi kita?

MEMBERI KRITIK JUGA TIDAK MUDAH
Seringkali orang-orang tidak ingin mengecewakan kita dengan kritik atau takut membuat kita down dengan saran-saran mereka. Beruntung jika kita memiliki orang dekat/mentor yang kompeten mengkritik. Jika hanya ingin mendengar pujian dan hal yang menyenangkan, akan banyak kegagalan dalam berkembang karena melewatkan banyak hal baru untuk menjadi lebih baik.
BELAJAR MENERIMA KRITIK SEJAK DINI
Belajar menerima kritik sebaiknya sedini mungkin karena ketika memasuki di dunia industri,kita tidak akan bisa bertahan tanpa kritik. Di kelas atau saat belajar adalah waktu tepat belajar kritik karena belum ada tanggung jawab besar. Sadari bahwa orang/mentor yang mengkritik mungkin telah memikirkan berbagai cara terbaik bahkan ketika sedang mengalami “hari yang buruk” jadi hargailah. Pikirkan sejauh mana kritik bisa mendorong kita.
SEMUA KRITIK ADALAH FEEDBACK
Bahkan sebuah kritik negatifpun adalah feedback positif dan jangan keberatan membangun ulang karya berdasar saran dan kritik itu. Terkadang orang yang kita anggap “tidak tahu” goal atau karya kita adalah orang yang bisa jujur menilai karya kita. Cobalah untuk mendapatkan sebanyak mungkin hal baru bisa kita pelajari dari feedback-feedback yang kita dapatkan. Kita tidak perlu menyesal karena menerima kritik.
JANGAN TERIKAT DENGAN KARYA
Kritik akan menyakitkan ketika kita terikat secara emosi dengan karya, kita menjadi subyektif dan merasa diserang. “Suatu hari, karya saya yang terpoles sempurna, dinilai mentor terlalu fokus pada estetika dan keindahan namun tidak menyajikan realita apapun. Rasanya seperti hancur. Namun ketika merombaknya, saya mendapatkan karya yang luar biasa di luar pemikiran saya sebelumnyaâ€.
SELALU 1 LEVEL LEBIH MAJU
Untuk menjadi artist yang progresif harus selalu bisa berpikir 1 level lebih baik. Apa yang kita tahu hari ini bisa berbeda di masa depan. Mungkin kita memiliki banyak pengetahuan saat menghasilkan sebuah karya, namun dengan berpikir lebih ke depan kita bisa melihat karya kita dari berbagai sisi dan bisa menerima saran dan perbaikan untuk lebih baik dari orang-orang yang memiliki sudut pandang berbeda.
BAGAIMANA MENERIMA KRITIK?
Jika kita berkarya untuk tugas/ kerja, Terima kritik itu apapun bentuknya, karena tugas/kerja artinya kita berkarya bukan untuk diri kita sendiri. Mungkin ide kita keren namun ini bukan lagi tentang kita tapi tentang banyak pihak dengan pengetahuan dan pengalaman yang berbeda. Meminta kritik dari terlalu banyak orang akan membingungkan, pegang satu kritik yang kompeten dan kerjakan.
KRITIK KARYA PERSONAL?
Jika itu karya personal kita, kita bisa lebih leluasa dengan kritik karena karya kita tidak berkaitan dengan orang lain.
Utarakan dengan jelas apa yang menjadi ide dan sisi kreatif yang ingin disampaikan dalam karya. Kita mendapat kritik dan masukan dari sisi teknis yang membuat karya kita lebih baik namun masih terlihat ide kita di dalamnya.
Jelajahi inspirasi karya Finnian McMannus di http://www.fmacmanus.com
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=pEvMJYzLTuE
(BP/CA)