Seni Klasik Dalam Fashion: Mengapa Met Gala 2026 Menjadi Galeri Seni Terbesar Tahun Ini!
Share

Inspirasi Karya Seni di Balik Gaun-Gaun Paling Ikonik di Karpet Merah
Tema Met Gala 2026, “Costume Art”, membawa konsep “Fashion Is Art” ke level yang lebih tinggi. Para selebriti tidak hanya mengenakan pakaian mewah, tetapi juga menghidupkan kembali mahakarya sejarah seni dunia. Bagaimana perbandingan antara penampilan para bintang dengan inspirasi karya seni asli mereka?
1. Kendall Jenner & “Winged Victory of Samothrace”

Kendall Jenner tampil memukau dengan gaun T-shirt kustom dari Gap Studio oleh Zac Posen. Gaun ini terinspirasi dari patung Yunani kuno yang ikonik di Museum Louvre, Winged Victory of Samothrace. Detail lipatan kain yang dramatis meniru siluet patung yang tampak tertiup angin.
2. Hunter Schafer & “Mäda Primavesi” (Gustav Klimt)

Aktris Hunter Schafer mengenakan gaun dari Prada yang merupakan interpretasi langsung dari lukisan tahun 1912 karya Gustav Klimt berjudul Mäda Primavesi. Motif bunga dan potongan putih pada gaunnya mencerminkan estetika cat air dalam lukisan tersebut.
3. Madonna & “The Temptation of St. Anthony”

Madonna memilih jalur surealis dengan busana dari Saint Laurent yang terinspirasi oleh lukisan Leonora Carrington, The Temptation of St. Anthony, Fragment II. Ia bahkan menyertakan hiasan kepala berbentuk kapal yang persis dengan figur dalam lukisan.
4. Rachel Zegler & “The Execution of Lady Jane Grey”

Dalam balutan Prabal Gurung, Rachel Zegler menghidupkan kembali momen dramatis dari lukisan Paul Delaroche tahun 1833. Penampilannya yang tegang dan elegan merepresentasikan sosok sejarah Lady Jane Grey dengan sangat mendalam.
5. Gracie Abrams & “Portrait of Adele Bloch-Bauer I”

Gracie Abrams tampil berkilau dengan gaun emas Chanel. Penampilan ini merujuk pada masa keemasan Gustav Klimt, khususnya potret Adele Bloch-Bauer I, dengan tekstur dekoratif dan warna emas yang mewah.
6. Ben Platt sebagai Georges Seurat’s “Island of La Grande Jatte”

Ben Platt mengekspresikan inspirasinya melalui setelan jas rancangan khusus Tanner Fletcher yang didesain dengan adegan-adegan yang diambil langsung dari lukisan Georges Seurat tahun 1884, “A Sunday Afternoon on the Island of La Grande Jatte.”
Fletcher menulis dalam unggahan Instagram pada Mei 2026 bahwa setelan tersebut “membutuhkan lebih dari 120 jam pengerjaan tangan, termasuk melukis, menyulam, dan memasang manik-manik pada wol sutra.”
7. Kylie Jenner sebagai “Venus de Milo”

Gaun rancangan khusus Schiaparelli Haute Couture yang dikenakan Kylie Jenner terinspirasi oleh “Venus de Milo.” Patung Yunani Kuno tersebut—yang diyakini sebagai dewi cinta, Aphrodite—telah menjadi ikon di Louvre sejak tahun 1821.
8. Heidi Klum sebagai the “Veiled Vestal”

Tidak ada yang bisa meramaikan Met Gala seperti Klum, dan tahun 2026 pun tidak berbeda. Model dan presenter TV ini berbagi dalam unggahan Instagram pada Mei 2026 bahwa ia bekerja sama dengan Mike Marino untuk menghidupkan patung “Veiled Vestal” karya seniman Italia Raffaele Monti, secara harfiah, menggunakan lateks dan spandeks untuk menciptakan “ilusi marmer yang diukir.”
Simbolisme dan Makna Met Gala tahun ini membuktikan bahwa hubungan antara tubuh manusia dan pakaian adalah bentuk ekspresi artistik yang setara dengan lukisan di galeri. Dengan kode busana Fashion = Seni, karpet merah berubah menjadi galeri hidup di mana desainer menggunakan tubuh manusia sebagai kanvas kosong mereka.
Diterjemahkan dan diadaptasi dari artikel People.com: “2026 Met Gala Outfits Side-by-Side with Art Inspiration”.
