Type to search

ENTERTAINMENT Uncategorized VALUABLE ARTICLES

Dihargai Rp2,5 Triliun: Lukisan Gustav Klimt Ini Menyelamatkan Nyawa Seorang Perempuan Dari Perang!

Share

Elisabeth Lederer dan Potret Dirinya oleh Gustav Klimt yang Menyelamatkan Hidupnya

Gustav Klimt menghabiskan bertahun-tahun melukis Elisabeth Lederer, seorang putri dari patron terkayanya di Wina, August Lederer. Lukisan setinggi enam kaki ini selesai sekitar dua tahun sebelum kematian Klimt pada 1918. Melalui keahliannya memadukan lembaran emas, jubah naga khas seni Tiongkok yang melambangkan kekuasaan, serta kedalaman psikologis, Klimt tidak hanya mengabadikan kecantikan visual Elisabeth saat berusia 20 tahun, melainkan juga sebuah identitas yang dipenuhi status sosial, kedekatan emosional, dan misteri.

Perang Dunia Pecah, Bagaimana Lukisan Dirinya Membebaskannya Dari Perburuan Pasukan Nazi

Namun, perjalanan hidup Elisabeth dipenuhi tragedi. Pada 1920-an, ia sempat berpindah keyakinan menjadi Protestan dan menikah dengan seorang baron. Nasib malang menimpanya tepat menjelang Perang Dunia II ketika sang suami menceraikannya dan putra mereka yang masih kecil meninggal dunia. Ketika keluarganya melarikan diri dari ancaman Nazi, Elisabeth tetap bertahan di Wina dalam kondisi yang sangat rentan sebagai perempuan Yahudi lajang.

Ketika rezim Nazi menyita koleksi seni keluarga Lederer pada 1938, Elisabeth mengambil langkah nekat yang mengaburkan batas antara seni dan realitas kehidupan. Demi menghindari persekusi dan kamp konsentrasi, ia membuat pengakuan buatan yang didukung oleh ibunya: ia mengklaim bahwa dirinya adalah anak kandung di luar nikah dari Gustav Klimt, bukan dari ayahnya yang berdarah Yahudi. Karena Klimt dikenal sebagai teman dekat keluarga dan instruktur menggambarnya sejak kecil—serta memiliki reputasi sebagai ayah dari beberapa anak di luar nikah—narasi ini dianggap cukup meyakinkan oleh otoritas Nazi. Tipu muslihat tersebut berhasil memberinya perlindungan hukum dan menyelamatkan nyawanya.

Baca juga: 50 Tahun Tersembunyi; 12 Masterpiece Maestro Dunia Siap Dilelang Rp 7,1 Triliun di Akhir Tahun 2026!

Banyak Karya Klimt Terbakar Selama Perang, Lukisan Elisabeth Lederer Selamat dan Dibeli Pewaris Tahta Raksasa Kosmetik Dunia

Banyak karya koleksi Lederer dan karya Klimt lainnya yang hancur terbakar di Kastil Immendorf menjelang akhir perang. Beruntung, potret Elisabeth Lederer ini selamat. Pada tahun 1948, lukisan tersebut dikembalikan (direstitusi) kepada saudara laki-lakinya, Erich Lederer. Setelah berpindah ke pedagang seni Serge Sabarsky pada 1983, lukisan ini dibeli oleh pewaris takhta kosmetik Estée Lauder, Leonard A. Lauder, pada tahun 1985.

Selama empat dekade, lukisan ini dipajang secara pribadi di kediaman Lauder di Fifth Avenue, New York, dan menjadi permata dalam koleksi pribadinya. Lauder bahkan memajangnya tepat di samping meja makan kecil tempat ia selalu makan siang. Atas saran penasihat seninya, Lauder juga mengembalikan judul resmi lukisan ini dari Portrait of Baroness Elisabeth Bachofen-Echt menjadi judul aslinya, Potret Elisabeth Lederer, untuk melepaskan jejak dari mantan suaminya yang memperlakukannya dengan buruk.

Dilelang dengan Harga Fantastis

Setelah Leonard A. Lauder wafat pada Juni 2025, lukisan bersejarah ini dibawa ke lelang rumah seni ternama Sotheby’s sebagai bagian dari lelang koleksi pribadinya. Lukisan ini diperkirakan akan terjual lebih dari USD 150 juta (sekitar Rp2,5 triliun) hingga $236,4 juta. Nilai fantastis tersebut tidak sekadar membayar keindahan seni Art Nouveau buatan Klimt, melainkan juga sejarah panjang, tragedi, dan kecerdikan seorang wanita yang menjadikan sebuah lukisan sebagai perisai penyambung nyawanya.

(BP/CA)

Tags:

Leave a Comment