Type to search

TUTORIAL VALUABLE ARTICLES

Masih Suka Bingung Bikin Character Design?: Ini Cara Menggunakan Shape Theory Agar Karaktermu Makin Ikonik!

Share

Shape Theory (atau shape language) dalam character design adalah teknik dalam seni dan animasi 3D memanfaatkan tiga bentuk geometris dasar—lingkaran, kotak, dan segitiga untuk digunakan dalam desain karakter, bentuk dapat menceritakan sebuah kisah, menunjukkan kepribadian, dan membangkitkan respons emosional pada penonton tanpa menggunakan kata-kata.

https://www.21-draw.com/

Psikologi bentuk banyak dipraktikkan di Disney dan studio animasi terkenal lainnya, tetapi pengaruh bentuk tidak terbatas pada industri film. Banyak agensi pemasaran dan studio animasi memanfaatkan kekuatan bahasa bentuk untuk mendesain karakter yang terstruktur dengan baik yang merupakan kunci untuk meningkatkan kesadaran merek dan menghasilkan prospek.

Photo: https://dreamfarmstudios.com/

Tiga Bentuk Utama (The Three Core Shapes)

  • Lingkaran (Circles)
    • Kesan Psikologis: Ramah, lembut, tidak berbahaya, polos, dan menyenangkan.
    • Ciri Visual: Garis melengkung tanpa sudut tajam.
    • Penggunaan Umum: Pahlawan utama, sidekick yang konyol, karakter anak-anak, atau raksasa yang lembut (contoh: Baymax, Po dari Kung Fu Panda).
Image: Copyright by Disney
  • Persegi (Squares)
    • Kesan Psikologis: Kuat, stabil, dapat diandalkan, keras kepala, dan kokoh.
    • Ciri Visual: Garis lurus horizontal dan vertikal dengan sudut siku-siku yang tegas.
    • Penggunaan Umum: Pelindung yang tangguh, penjaga yang solid, pahlawan pemberani, atau karakter yang kaku dan tradisional (contoh: Wreck-It Ralph, Mr. Fredricksen dari Up).
Image: Copyright by Disney
  • Segitiga (Triangles)
    • Kesan Psikologis: Dinamis, cepat, sulit ditebak, cerdik, atau berbahaya.
    • Ciri Visual: Titik tajam, garis diagonal, dan sudut berarah.
    • Penggunaan Umum: Musuh/villain, penipu yang licik, atau pahlawan yang sangat lincah dan hiperaktif (contoh: Jafar dari Aladdinn dan Maleficent).
Image: Copyright by Disney

Bagaimana Menerapkan Strategi Kunci dalam Desain (Key Design Strategies)?

1. Bangun Siluet (Build the Silhouette)

Untuk membantu bagaimana siluet kamu sudah cukup bagus, coba sipitkan mata saat melihat desain. Jika bayangan luar karakter langsung terbaca sebagai satu bentuk dasar yang jelas, maka desain tersebut kuat dan mudah dikenali secara instan.

2. Kombinasikan Bentuk (Mix Your Shapes)

Karakter yang kompleks jarang hanya menggunakan satu bentuk. Gabungkan batang tubuh kotak dengan anggota tubuh bulat dan dagu segitiga untuk memberi kepribadian yang dalam dan realistis.

3. Buatlah Lebih Lebay!/ Eksagerasi (Exaggeration)

Image: https://www.baianat.com/

Setelah menentukan kombinasi bentuk dasar, langkah krusial berikutnya adalah memicu dampak visual melalui eksagerasi (penyandatan/pembesaran proporsi secara ekstrem). Variasi ukuran (rhythm and scale) antar bentuk dalam satu tubuh karakter akan membuat visual jauh lebih menarik dan berkarakter kuat. Apa saja manfaat exaggerating?

Mempertegas Karakteristik Utama

Jangan ragu untuk memperbesar atau memperkecil proporsi bentuk dasar secara drastis. Karakter dengan tubuh kotak dapat dibuat memiliki bahu yang sangat lebar dan kaki kecil untuk menekankan kekuatan atas. Karakter lingkaran bisa dibuat sangat bulat hingga anggota tubuhnya terlihat minim untuk menambah kesan menggemaskan.

Menciptakan Dynamic Flow & Gestur

Eksagerasi bentuk membantu menciptakan action line (garis aksi) yang lebih dinamis. Sudut-sudut segitiga dapat ditarik lebih tajam atau lebih panjang untuk memberi kesan gerakan yang cepat, berbahaya, dan tidak terduga.

Mencegah Desain yang Membosankan (Generic)

Tanpa eksagerasi, penerapan shape language sering kali berakhir kaku dan simetris.

Itu dia tips praktis menggunakan shape development dalam membuat gambar karakter kamu. Ambil alat gambar kamu dan ciptakan karakter original kamu! Carpe Diem!

Artwork by BRIAN ADRIEL CHANDRA – Carrot Academy Fulltime Course

(BP/CA)

Tags:

Leave a Comment