Type to search

ART FIGURES Featured VALUABLE ARTICLES

Muralis Bali Yessiow Guncang Brussels: Intip Fakta Menarik di Balik Inflatable Art “Daydreamer” yang Viral

Share

Dunia seni urban internasional kembali dihebohkan oleh talenta asal Indonesia. Yessiow, seniman mural dan ilustrator multidisiplin berbasis di Bali, sukses memamerkan karya instalasi balon raksasa (inflatable art) bertajuk “Daydreamer” di kawasan Zomerkaai (Quai d’Été), Brussels, Belgia. Karya ini hadir sebagai salah satu atraksi utama dalam rangkaian festival musim panas tahunan bergengsi kota Brussels, Plaisirs d’Été (Zomerpret), yang berlangsung pada 2–19 Juli.

Inflatable Art atau seni tiup adalah media kontemporer yang menggunakan material fleksibel—seperti vinil, nilon, atau plastik—yang diisi udara untuk menciptakan patung tiga dimensi yang monumental. Karya-karya ini sangat ringan, mudah diangkut, dan seringkali menampilkan desain interaktif dan imersif yang mengundang publik untuk menyentuh, memantul, atau bahkan berjalan di dalam karya seni tersebu

Manifestasi Visual dari Ruang Imajinasi

Instalasi Daydreamer menampilkan karakter khas Yessiow dengan bentuk yang jenaka dan warna-warna cerah yang kontras dengan lanskap perkotaan. Sosok raksasa ini digambarkan sedang duduk santai di tepi perairan, menciptakan kontras visual yang menarik sekaligus menyatu dengan atmosfer urban beach di sepanjang kanal Brussels.

Proyek ambisius ini dikurasi dan diproduksi secara apik oleh @allaboutth1ngs, sebuah agensi kreatif yang menjembatani seniman dengan ruang publik berskala internasional. Bagi Yessiow sendiri, Daydreamer bukan sekadar instalasi seni biasa, melainkan perwujudan nyata dari sketsa lama yang selama ini tersimpan di buku catatannya. Mengubah media dua dimensi dari coretan kertas menjadi karya tiga dimensi bervolume raksasa di benua Eropa menjadi pencapaian emosional tersendiri bagi sang seniman.

Melalui karakter ikonik yang tampak melamun dan menikmati waktu ini, Yessiow ingin mengirimkan pesan mendalam kepada para pengunjung urban: ajakan untuk berhenti sejenak dari rutinitas, menikmati hiruk-pikuk kota dengan santai, serta memberikan ruang bebas bagi pikiran untuk berimajinasi tanpa batas.

Eksistensi Global Yessiow Dalam Dunia Seni Rupa

Kehadiran Daydreamer di Brussels mempertegas posisi Yessiow di kancah seni rupa dunia. Berikut adalah beberapa fakta penting dari rekam jejak digital dan karier internasional sang seniman:

  • Jejak Rekam di Belgia: Belgia bukanlah medan baru bagi Yessiow. Sebelum menghadirkan instalasi balon di Brussels, ia pernah diundang untuk membuat mural bertajuk “Titik Temu” dalam festival seni jalanan bergengsi The Crystal Ship di Ostend, Belgia. Baginya, negara ini sudah seperti rumah kedua yang memberikan ruang apresiasi besar bagi karyanya.
  • Representasi Perempuan di Seni Jalanan: Dalam berbagai kesempatan dan pameran solonya (seperti The Fruit That I’ve Become), Yessiow kerap membawa misi representasi seniman perempuan di ranah street art yang secara global masih didominasi oleh laki-lain. Karya-karyanya selalu menonjolkan pesan tentang koneksi, pertumbuhan, dan solidaritas.
  • Kolaborator Brand Global dan Lokal: Nama Yessiow telah dipercaya oleh berbagai merek raksasa lintas industri untuk menyuntikkan estetika visualnya yang ceria. Portofolionya mencakup kolaborasi eksklusif bersama Samsung (Galaxy Wrap), Starbucks, Hydroflask, The Body Shop, hingga jenama lokal seperti Fore Coffee, Excelso, dan Emina Cosmetics.
  • Penjelajah Festival Dunia: Kehadiran instalasi di Plaisirs d’Été menambah daftar panjang rekam jejak internasionalnya. Seniman asal Bali ini tercatat telah meninggalkan jejak visualnya lewat mural dan instalasi di berbagai negara, mulai dari Italia (Luce Festival), Austria (Calle Libre Festival), Spanyol (Saladina Festival), Inggris (Look Up Festival), hingga Yordania (Baladk Festival).

Festival Plaisirs d’Été di Brussels sendiri sukses menarik ribuan pengunjung lokal maupun turis internasional sepanjang bulan Juli. Kehadiran Daydreamer di pinggir kanal Zomerkaai tidak hanya berhasil menjadi pusat perhatian dan spot foto ikonik, tetapi juga membuktikan bahwa narasi visual seniman Indonesia mampu beresonansi kuat di ruang publik global.

Ada yang tertarik untuk mendalami seni tiup setelah melihat kerennya karya Yessiow? Menginspirasi banget ya, semoga bikin artist muda di Indonesia makin bersemangat buat berkarya!

(BP/CA)

Tags:

Leave a Comment