Type to search

INSPIRATION VALUABLE ARTICLES

7 Nasehat Bobby Chiu: Kunci Rahasia Melejitkan Potensi dan Produktivitas dalam Berkarya!

Share

Pernahkah kamu merasa bahwa meskipun sudah bekerja keras seharian, hasil karya kamu jalan di tempat? Menjadi seorang kreator di era digital saat ini memang penuh tantangan. Gangguan (distraksi) ada di mana-mana, mulai dari notifikasi media sosial hingga rasa ragu pada kemampuan diri sendiri.

Untuk mencapai level “Masterpiece”, kerja keras saja tidak cukup. Kita butuh strategi. Berikut adalah 7 prinsip fundamental untuk membantu mencapai potensi maksimal dalam menggambar, berpikir, dan memecahkan masalah kreatif.

Bobby Chiu artist dunia dengan style “anak-anak” yang terkenal dengan karya multi format-nya Niko And The Sword Of Light dan juga membagikan konten penuh inspirasi di youtube, memberikan 7 tips penting yang bisa membantu artist muda yang sedang berkembang dan memiliki passion besar di dunia art, simak sampai habis ya!

BOBBY CHIU - Playgrounds

1. Aturan 90 Menit

Kita hidup di era distraksi. Sumber distraksi terbesar ada di tangan kita, tiap beberapa menit kita bisa tergoda untuk melihat notifikasi di smartphone.”

Kita hidup di dunia yang penuh dengan gangguan yang kita buat sendiri—mengecek email, menghitung jumlah like, atau melihat jumlah pengikut baru. Masalahnya, setiap kali fokus terputus, otak butuh waktu lama untuk kembali ke tingkat pemikiran tingkat tinggi (high-level thinking).

Istirahat Strategis: Setelah 90 menit, berhentilah. Berjalan-jalan selama 15 menit. Saat kembali, kamu akan melihat karya kamu dengan “mata segar” (fresh eyes) dan lebih mudah menemukan bagian mana yang perlu diperbaiki.

Terapkan Blok Waktu: Bagilah hari kamu ke dalam sesi 90 menit. Fokuslah sepenuhnya tanpa gangguan.

Target Mini: Dalam 90 menit, tentukan apa yang harus selesai. Ini akan memacu adrenalin kamu lebih efektif daripada sekadar berkata “ingin selesai hari ini”.


2. Berlatih sebagai Hasil dari Belajar

“Jangan menjadi orang yang tahu banyak hal namun tidak bisa melakukan apapun. Jadikan praktik sebagai penyempurna proses belajar.”

Banyak orang terjebak dalam rutinitas “latihan tanpa tujuan”. Mereka menggambar hal yang sama berulang kali namun tidak berkembang.

Targetkan Kelemahan: Cari titik terlemah dalam teknik kamu dan serang bagian itu. Jika kamu belajar cara mengonstruksi anatomi lengan, maka hasil alaminya adalah kamu akan menggambar banyak lengan. Itulah yang disebut latihan sebagai hasil dari proses belajar.

Jangan Sekadar Meniru: Jangan hanya menjadi mesin fotokopi. Tanyakan “mengapa”. Mengapa sudut ini tajam? Mengapa bayangan di sini lembut?


3. Rangkul Rutinitas untuk Kebebasan

“Kita tidak bisa merdeka dan bebas melakukan apa saja sebelum kita membereskan semua rutinitas dan susunan jadwal yang harus kita kerjakan”.

Banyak seniman membenci jadwal karena dianggap mengekang kreativitas. Namun, kenyataannya adalah sebaliknya: Kedisiplinan adalah kunci menuju kebebasan.

Tanpa rutinitas, waktu kamu akan habis untuk hal-hal yang tidak penting. Mulailah dari hal kecil namun konsisten. Jika Anda ingin mahir menggambar gestur manusia, jadwalkan waktu khusus setiap minggu untuk melakukannya—tak peduli itu hari ulang tahun atau hari libur. Konsistensi akan menciptakan momentum yang tak terbendung.


4. Memupuk Cinta

“Mencintai gambar saja tidak akan cukup. Kita perlu memupuk cinta kita dengan passion dan segenap upaya.”

Jangan menunggu datangnya “passion”. Passion atau gairah bukanlah sesuatu yang ditemukan secara tidak sengaja, melainkan sesuatu yang ditumbuhkan.

Sama seperti hubungan, kamu perlu memberi perhatian pada karya kamu agar cinta itu tumbuh. Fokuslah pada bagian kecil yang paling kamu sukai dari apa yang sedang kamu gambar saat ini. Rawatlah perasaan itu, dan perlahan obsesi yang sehat akan terbentuk tanpa kita sadari.


5. Bangun Jejaring dengan Orang-orang Sefrekuensi

“Bertemanlah dengan orang-orang yang berpikiran terbuka dan memberi inspirasi. Mereka adalah referensi terbaik untuk berkembang.”

Bangunlah kemampuan berkomunikasi yang baik sesuai dengan karakter kita. Gunakan kesempatan jika bisa berkenalan langsung dengan artist atau siapapun yang mampu memberi kita inspirasi.Sebagai seniman yang cenderung introver, bertemu orang baru mungkin menakutkan. Namun, setiap orang yang kita temui adalah pintu menuju peluang baru.

Jangan hanya mencari orang hebat di bidang kamu. Temui siapa saja. Seseorang yang mungkin tampak tidak berhubungan dengan dunia seni bisa jadi mengenal seseorang yang sedang mencari talenta seperti kita. Satu pertemuan bisa menghubungkan kamu dengan puluhan orang lainnya.


6. Keluar dari Zona Nyaman

“Cintailah tantangan. Kita tidak akan pernah tahu potensi kita jika tidak pernah mencoba sesuatu yang menantang rasa nyaman.”

Kenyamanan adalah jebakan bagi kemajuan. Lihatlah betapa cepatnya teknologi dan industri video game berkembang dalam 10 tahun terakhir. Jika kamu tidak terus menantang diri, kamu akan tertinggal.

Evolusi Diri: Jangan menunggu 10 tahun lagi untuk menyadari bahwa dunia sudah melampaui kemampuan kita yang sekarang.

Hadapi Kegagalan: Saat kegagalan datang, tataplah matanya dan tersenyumlah. Teruslah melangkah hingga tantangan itu sendiri yang “menyerah” dan membukakan pintu untuk kita.


7. Latih Kekuatan Kehendak (Willpower)

“Kekuatan tekad harus dilatih terus untuk menghadapi segala situasi. Kita tidak akan pernah selamanya menghadapi hal yang mudah.”

Willpower atau tekad adalah otot yang harus dilatih. Kita tidak lahir dengan tekad yang kuat; kita membangunnya sedikit demi sedikit.

Penting untuk diingat bahwa energi mental kita akan terkuras sepanjang hari. Untuk mengatasinya:

Eksekusi Tanpa Berpikir: Saat bangun pagi, Anda tidak perlu lagi menghabiskan energi mental untuk memilih tugas. Cukup lihat daftar tersebut dan langsung mulai bekerja.

Siapkan Daftar Malam Sebelumnya: Sebelum tidur, tentukan apa yang akan kamu lakukan besok.


Jelajahi inspirasi dari Bobby Chiu di http://www.youtube.com/bobbychiu

(bp/ca)




Tags:

Leave a Comment