LOADING

Type to search

VASALISA – Ritus Pemulihan Intuisi by Inezwandita

Share

Vasalisa – Ritus Pemulihan Intuisi adalah sebuah artbook karya Inezwandita sebagai tugas akhir di program Creative Illustration 1 Year Fulltime Course angkatan ke-9 tahun 2019. Inilah cerita dibalik artbook yang memiliki konten yang kental dengan psikologi ini.

Hai, saya Inezwandita. Saya siswa Creative Illustration 1 Yr Fulltime Course di Carrot Academy angkatan ke 9. Saya ingin memperkenalkan proyek akhir saya yang berjudul: Vasalisa ; Ritus Pemulihan Intuisi. Projek ini bentuknya lebih mendekati buku essay dan materinya saya ambil sepenuhnya dari sebuah buku inspiratif yang berjudul “Women Who Run With The Wolves” karya Dr. Clarissa Pinkola Estes. Dr. Clarissa adalah seorang psikoanalis Jungian, spesialis pasca-trauma, penulis dan juga seorang penyair. Buku ini menggali teori Carl Jung mengenai siklus pencarian jati diri manusia.

Secara spesifik, Dr. Clarissa mencari bagaimana cara menumbuhkan kembali intuisi, jiwa kreatif dan semangat hidup alami melalui studi personifikasi archetype “Wanita dari Alam Lepas” di dalam cerita rakyat dari berbagai belahan dunia. Bab 3 pada buku ini mengamati cerita rakyat Russia tentang seorang gadis bernama Vasalisa yang mirip seperti Cinderela, tinggal bersama keluarga tiri yang jahat. Suatu hari, seluruh api di rumahnya padam, sehingga ia harus berangkat ke dalam hutan untuk menemui Baba Yaga sang penyihir untuk meminta api. Sosok Baba Yaga menjadi figur mentor yang baik dan tegas bagi Vasalisa, hingga akhirnya ia belajar untuk melihat dunia dengan mata yang awas dan bijak.

Kisah Vasalisa ternyata menggambarkan sebuah pertumbuhan mental dari seorang anak yang manis dan terlindungi, menjadi seorang dewasa yang bijak dan memiliki hubungan yang sehat dengan batin & intuisinya sendiri. Kisah Vasalisa merupakan penjabaran sebuah ritus pemulihan intuisi yang sempurna dan kita semua bisa mempelajari sesuatu dari kisah ini. Walaupun buku acuan saya berlatar belakang psikologi, Dr. Clarissa menulis dengan sangat puitis. Selain itu, pendekatan beliau melalui cerita rakyat membuat buku ini sangat indah dan memancing imaginasi visual saya.

Namun pada prosesnya, ternyata sulit sekali untuk menuangkan nuansa-nuansa halus tulisan Dr. Clarissa ke dalam bentuk lukisan digital yang sebetulnya bukan sebuah media yang familiar bagi saya. Walaupun banyak kekurangannya, projek eksperimental ini sangat reflektif bagi saya. Darinya saya mampu menghargai pencapaian saya selama ini, baik secara mental maupun artistik dan juga memperjelas hal-hal apa yang perlu saya gapai ke depannya untuk menjadi manusia sekaligus pekerja seni yang saya harapkan.

Bagi saya, projek ini membuat saya antusias terhadap masa depan saya sendiri dan semoga, akan sama halnya bagi siapa pun yang, melalui karya saya, menjadi tertarik untuk membaca tulisan dari Dr. Clarissa Pincola Estes.

Carrot Academy

Carrot Academy adalah pusat pelatihan pengembangan minat ilustrasi bagi siapapun yang ingin mendalami ilustrasi dari benar-benar dasar, pelatihan ini tidak hanya diperuntukkan untuk mereka yang sudah profesional saja namun bahkan mereka yang sama sekali belum pernah menggambar namun ingin mempunyai kemampuan ilustrasi bisa mengikuti pelatihan ini. Anda akan menemui banyak hal bersama Carrot Academy yang akan mengguncang realita Anda, serta mengubah cara pandang Anda tentang ilustrasi, selamannya! Sebagai sebuah terobosan satu-satunya dan pertama kali di Indonesia, sejak berdiri pada tahun 2008, kami telah menghasilkan ratusan alumni di Indonesia untuk mengerti lebih dalam tentang ilustrasi dan bagaimana menjadi seorang Valuable Artist.

  • 1

Leave a Comment