START UP – How to Start Your Own Bussiness – Milisi Kreatif XIII (Bagian 2)

“There is no Template of Happiness or Success that Fit for Everyone”
Patricia Yoe – Milisi Kreatif XIII

11058069_923903850983086_1540038755203746436_n

APA ITU START UP?

Pernah dengar kan tentang Start up? Mungkin kita sering mendengar berita heboh tentang Start up yang baru saja dibeli senilai miliran rupiah, misalnya saja Tokopedia yang mengejutkan dunia Start up Indonesia setelah mendapat Funding dari SoftBank and Sequoia Capital senilai 100 juta dollar dan tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah Funding start up di Indonesia?  Apa sih bedanya Start up dengan UKM?

Dalam dunia small bussiness (UKM) ada 3 jenis UKM yang banyak dikenal yaitu UKM biasa, UKM Start Up dan UKM Silicon Valley. Ketiga UKM ini memiliki porsi kuantitas yang berbeda dalam kancah dunia bisnis, jenis UKM Silicon Valley menempati kuantiti terkecil dari porsi UKM biasa yang sangat besar dalam dunia UKM. Inilah grafik perbandingannya.

patri 2

Ada 4 hal yang membedakan Start up dengan UKM biasa:
1. INOVATION
2. RISK
3. GROWTH
4. SCALE

INOVATION
Produk atau servis dari start up itu selalu inovatif, biasanya mereka selalu memanfaatkan teknologi dengan baik. Ide-idenya penuh inovasi, radikal dan bisa dibilang gila.

RISK
Inovasi yang luar biasa sebanding lurus dengan resiko. Resiko Start up cenderung sangat tinggi. Bisa saja tidak ada investor yang tertarik funding dan gagal. Ide gila terkadang butuh waktu untuk bisa diterima dengan baik, atau akan ditolak sama sekali.

GROWTH
Ketika Start up memetik kesuksesan, pertumbuhannya akan meroket luar biasa. Kecepatannya seperti roket, tidak lagi seperti mobil atau pesawat!!
Bagi bisnis biasa mungkin growthnya 12% pertahun itu angka yang bagus (banget). Start up di awal pertumbuhannya bisa beratus-ratus persen (exponential)! Dalam setahun bisa jadi telah merambah ke negara lain, dalam 2 tahun mendunia.

SCALE
Start up memiliki karakter yang mudah dikembangkan dalam skala besar. Sebagai contoh aplikasi media sosial Facebook yang bisa digunakan oleh jutaan penggunanya. Sementara karakter UKM biasa sebagai contoh adalah ketika kita memiliki sebuah restoran, ketika akan membuka cabang, kita harus memastikan bahwa kualitas di semua cabang harus seragam. Biaya membuka cabang juga tentunya sangat tinggi. Start up hanya membutuhkan budget marketing untuk memperbesar skalanya dengan angka yang bisa diminimalkan.
Scale juga menjadi point pembeda pada Start up Silicon Valley, di mana Start up Silicon Valley memiliki angka scale yang sangat tinggi.

MENGAPA KITA HARUS MEMULAI START UP KITA?

1. Distribusi Investasi.
Kita harus bisa mendistribusikan investasi kita (uang, energi dan waktu) agar kita terhindar dari resiko yang terjadi apabila sektor pendapatan kita bermasalah. Bisa jadi kita kehilangan pekerjaan atau mengalami kebangkrutan. Kita berada di titik aman karena kita tidak tergantung pada satu sektor.

patri 8
2. Wealth Creation
Benarkah HEMAT PANGKAL KAYA? Mungkin kita bisa menyisihkan gaji kita setiap bulannya, yang angkanya pasti sangat terbatas, dan bagaimana dengan inflasi? kebutuhan yang tiba-tiba datang? Kita lihat distribusi income dari orang-orang yang memiliki small bussiness. Mereka memiliki kesempatan untuk melakukan banyak hal dengan pendapatan ekstranya, berlibur, membeli mobil baru atau hal-hal idealis seperti mewujudkan mimpi-mimpi kita, membantu orang lain, melakukan charity dan lainnya. Kita tidak perlu menunggu bonus atau kenaikan gaji kita sebagai karyawan untuk melakukan ini.

patri 9
3. FEELINGS
Ini adalah sesuatu yang tidak bisa diukur dengan materi. Kita akan merasakan kepuasan akan hasil kerja keras kita sepenuh hati. Kepuasan bisa melakukan sesuatu yang besar, kepuasan melampaui tantangan dan ketakutan.


Pride
Pride adalah perasaan yang terlupakan ketika kita menciptakan masterpiece dengan darah dan air mata kita! Sebagai seorang artist pasti kita akrab sekali dengan perasaan ini. Perasaan ini yang membuat kita lebih “HIDUP”. Perasaan yang bisa membuat addictive dan positive!
Power
Sebuah perasaan luar biasa ketika kita memiliki bisnis kita sendiri adalah kita bisa mengambil keputusan dalam bisnis kita, bagaimana idealisme kita akan membentuk dan mengarahkan perusahaan kita. Tidak penting apakah perusahaan kita besar atau kecil, keputusan kita akan selalu membawa perubahan. Ini adalah sebuah perasaan istimewa yang hanya bisa kita rasakan ketika kita memiliki bisnis kita sendiri. KEPUTUSAN KITA MEMBUAT PERBEDAAN!
Influence
Kita tidak akan pernah merasa lebih baik, ketika kita melalui bisnis kita bisa membantu orang lain, membuat orang memenuhi kebutuhannya, membuat mereka bahagia atau bahkan membuat dunia menjadi lebih baik. Saat orang -orang memberikan testimoni bagaimana mereka merasakan manfaat dan kepuasan terhadap produk kita.
Priceless!! The Feelings keeps you going!
Satisfaction
Semua hal tadi akan memberikan kepuasan yang tak ternilai buat kita.

Nah, BAGAIMANA MEMULAINYA?

VISI DAN MISI
Sebuah ide adalah sesuatu yang berharga, tapi Visi dan Misi adalah sebuah hal yang sangat penting yang harus kita tentukan. Ketika kita memiliki misi kita akan tahu apa goal yang harus kita capai. Kita tahu apa tujuan kita. Ide adalah sebuah kendaraan yang kita gunakan untuk mencapainya. Your mission will guide you and motivate you. NOW, IDEA.

IDE yang berhasil adalah ide yang biasanya memecahkan masalah orang banyak. Orang akan membayar kita untuk menyelesaikan masalah kita. Semakin mendesak masalahnya, semakin berhasil dan semakin mahal harganya!

Tidak ada ide? Kita bisa memulai bisnis kita dari keahlian kita, hobby kita, atau perhatikan orang-orang di sekitar kita apa yang menjadi kebutuhan mereka yang mungkin kita memiliki kemampuan untuk mengembangkannya menjadi sebuah ide baru.

patri 15
JUAL KE SIAPA? NICHE!!
Setelah ide ditemukan, tentukan, kepada siapa kita akan menjualnya. Siapa yang paling rela mengeluarkan uang mereka untuk membeli produk kita? KEYWORDnya adalah NICHE. Artinya SEGMENTASI MARKET. Kita harus punya ide se-spesifik mungkin seperti apa cusomer kita itu. Mereka suka apa, umur berapa, menggunakan social media apa, warna apa. Temukan semuanya. Karena semakin spesifik semakin mudah kita menjual produk kita. Kita BENTUK produk kita agar mudah dibeli. Misalkan kita memiliki target konsumen busana cewek, gunakan karakter Hello Kitty. Kita tidak mungkin menarget semua orang. Kita tidak akan bisa menyenangkan semua orang. Kita akan bingung dan produk kita menjadi tidak spesifik. Nha, Sekarang, ide atau produk dan target market sudah kita tentukan. NOW WHAT?

MAP IT OUT
Buatlah strategi untuk membuat produk kita dari proses produksi sampai dengan marketing. Pikirkan sedetail mungkin. Bagaimana kita mengakses target market kita. Misalnya kita membuat list selebritis yang kita incar akun instagramnya untuk kita manfaatkan menjual produk kita.

Nah sampai di level ini kita baru pada tahap BERMIMPI. Apa selanjutnya?

TAKE ACTION

PATRI 16

Janganlah berhenti di sini! Kemungkinan 80% orang bakal selesai di sini. Ini bedanya mengejar MIMPI dan NGIMPI! TAKE ACTION?

patri 17

BUATLAH PROTOTYPE
Ini adalah sebuah contoh, seperti apa produk kita. Kita tidak mungkin memasang iklan hanya dengan kata-kata “Jual Baju Hello Kitty”. Orang mau membeli ketika mereka melihat seperti apa produk kita, bagaimana tampilannya dalam foto iklan kita. Buatlah prototype atau setidaknya sebuah desain. INGAT, Prototype adalah draft pertama kita, dan tidak ada draft yang sempurna. Kalau kita menunggu prototype kita sempurna, kita tidak akan pernah selesai dan memulai menjual produk kita.

patric 17

Ini adalah prototype pesawat pertama dari Wright bersaudara, seandainya mereka menunggu pesawatnya sesempurna Boeing 747 baru ditest, mungkin kita sekarang tidak akan pernah melihat ada sebuah pesawat tercipta. Dia mau terbang, dan prototype ini bisa terbang, maka dia test dan launch.

Improvement

Bawalah prototype kita ke target market kita. Kerjakan plan kita. Lihat respon mereka, dengarkan komplain mereka. Catat semua feedback. Apa yang kurang, apa yang bisa diperbaiki. TEST IT! Karena apa yang ada dalam pikiran kita pasti bisa beda dengan pendapat orang lain. Kita tidak bisa membaca pikiran pasar. Kalo responnya positive itu artinya bagus, kalo responsnya negative kita bisa buang dan membuat produk baru atau kita tetap bertahan pada produk lama kita dan kita TWEAK – TEST – TWEAK sampai kita mencapai improvement.

Bisnis adalah tentang Improving. Teruslah berkembang. Walaupun produk kita dirasa seempurna, lakukan Tweak dan Test terus menerus agar produk kita tidak ketinggalan jaman.

KEEP GOING. Jangan putus asa. Continue doing this. Dan….kita akan menyadari setelah waktu tanpa terasa berlalu…kita sudah berkembang dengan bisnis kita!!

SELAMAT!!! You are a BUSSINESS OWNER now! Karena semua hal dimulai dari hal yang kecil-kecil. You want big things? Take one step. Start!

Buatlah satu keputusan. Tidak ada satupun template kebahagiaan atau kesuksesan yang cocok untuk semua orang. Keputusan ada di tangan kita, sebuah tanggung jawab. Dalam Bussiness dan kehidupan, penting sekali untuk menyerap informasi, belajar dan membuat keputusan dengan mandiri. Dengan semua ini, kita akan menjadi orang yang lebih bahagia dengan hidup kita sendiri. Menjadi bahagia dengan memulai sebuah bisnis kita? Kenapa tidak?? Semuanya mungkin!

START!!

patri 18

patri 19

patri 20

patri 21

 

Thanks to Patricia Yoe
hatchindo.com/resources
IG @hatchid.biz
tumblr.com/hatchid.biz

(BP)

 

 

One thought on “START UP – How to Start Your Own Bussiness – Milisi Kreatif XIII (Bagian 2)

Leave a Reply