“Nggambar bisa jadi Jaminan Masa Depan nggak ya?”

Print

 

Meme ini diilhami dari pertanyaan – pertanyaan yang muncul dari orang – orang yang datang ke Carrot Academy. Beberapa pertanyaan tersebut menjadi mitos yang terlanjur diyakini oleh masyarakat. Ada yang benar ada yang tidak sepenuhnya benar.

Apakah Menggambar bisa Menjadi Karir dan Jaminan Masa Depan?

Jawabannya: BISA!!

Banyak sekali orang tua yang tidak yakin ketika anak-anak mereka memutuskan menekuni passion di bidang ilustrasi sebagai karir mereka. Kekuatiran mereka sebenarnya masuk akal, tapi hal ini lebih dikarenakan kurangnya informasi yang sampai kepada para orang tua dan juga pola pikir masyarakat di Indonesia yang menganggap bahwa “bekerja itu adalah mencari uang”.

Informasi apa yang tidak sampai kepada para orang tua?

1. Di negara-negara maju di dunia Industri Kreatif menjadi salah satu industri terbesar di dunia dan di Indonesia sendiri menempati peringkat ke-3 (http://www.neraca.co.id/article/48086/peran-industri-kreatif-vital-bagi-ekonomi-indonesia)

2. Tidak banyak produk kreatif yang terekspos di Indonesia.

Yah, kebanyakan orang tua yang datang ke Carrot Academy, mereka hanya tahu bahwa Upin Ipin sebagai salah satu produk kreatif yang sukses, fakta yang cukup tragis. Tapi hal ini bisa dimaklumi, karena industri kreatif di Indonesia memang masih minim dukungan dari pemerintah. Para orang tua juga masih belum mengerti bahwa industri kreatif adalah industri yang global di mana ilustrator Indonesia banyak sekali mengerjakan proyek-proyek lintas negara, dan tentu saja mereka hanya akan dikenal di kalangan yang akrab dengan dunia kreatif saja. Ilustrasi merambah banyak sektor kreatif seperti Concept Art, Matte Painting, Animasi, Game, Advertising, Komik dll. Pasarnya masih sangat terbuka lebar.

3. Menganggap bahwa Menggambar tidak bisa menghasilkan uang sebanyak profesi lain.

Anggapan ini tidak benar, karena semua profesi menuntut kerja keras yang sama. Seorang Ilustrator handal dan pintar akan mampu mendapatkan proyek-proyek besar yang memberikan keuntungan finansial yang besar.

4. Pola pikir bahwa bekerja itu adalah “Mencari Uang”

Pola pikir semacam ini membuat semua orang tua memaksa anak-anaknya belajar pendidikan yang nantinya memudahkan mereka mencari pekerjaan yang “banyak uang”nya seperti ekonomi, kedokteran, arsitek dan lain -lain. Ironisnya, ketika anak-anak mereka tidak memiliki passion di bidang itu membuat mereka tidak mampu berperan total dalam proesinya. Akibat buruk jangka panjang adalah, Indonesia miskin para profesional yang memiliki passion tinggi dan berkomitmen berkarya di bidangnya masing-masing. Alhasil banyak sekali orang-orang tidak berkompeten menduduki jabatan penting. Semua pasti sudah merasakan imbasnya dalam kehidupan kita kan?

Di program Creative Illustration РDiploma Course, Carrot Academy juga memberikan wawasan profesional kepada siswanya agar mereka memiliki kemampuan profesional yang selaras dengan passion mereka di bidang ilustrasi sehingga mereka bisa berperan di Industri Kreatif dan memiliki kemampuan entrepreneurship yang memberikan mereka kemampuan lebih sebagai Ilustrator yang siap mencapai masa depan mereka.

(BP)

 

One thought on ““Nggambar bisa jadi Jaminan Masa Depan nggak ya?”

Leave a Reply