Milisi Kreatif Doktrinasi #2 Rabu 5 Maret 2014

Milisi Kreatif memasuki Doktrinasi ke#2 Rabu 5 Maret 2014. Kali ini masih mengambil tema yang sama yaitu Digital Painting Masterclass, mereview artwork dari peserta Milisi. Artwork yang direview kali ini dari artist Ficky Irbadh, yang sehari-hari bekerja sebagai ilustrator di sebuah rumah produksi dan juga menjadi dosen luar biasa di Polimedia  Jakarta.

Ini adalah artwork original sebelum direview:
milisi ficky
Materi yang dibahas dari artwork berjudul Alina ini menitik beratkan pada gesture, komposisi dan value. ¬†Gesture menjadi penting karena gesture yang buruk memberi kesan kaku, boring dan tidak dinamis. Cara membuat gesture yang keren adalah dengan cara “exaggerate” yaitu melebih-lebihkan pose karakter, dalam bahasa anak sekarang bisa disebut me-lebay-kan. Exaggerate menonjolkan fitur-fitur primitive manusia, yaitu fitur replication (berkembang biak) dan fitur survival (pertahanan hidup).
Untuk komposisi, cara paling efektif adalah menggunakan bantuan Fibonacci, Fibonacci adalah hukum komposisi berdasarkan hitungan sistematis yang bisa membantu kita memahami bagaimana meletakkan obyek – obyek dalam artwork agar lebih menarik dan bercerita. Saat ini photoshop juga menyediakan fitur rule of third saat kita melakukan cropping. Jadi apabila artwork kita terlanjur jadi dan kita ingin merubah komposisi, gunakan cropping dengan memperhitungkan rule of third. Hasil review artwork berjudul Alina ini, artwork diperbaiki komposisinya dengan merubah ukuran artwork menjadi landscape. Perubahan berikutnya pada gesture. Wajah karakter juga diubah menjadi lebih ekspresif untuk menguatkan cerita yang ingin disampaikan. Beberapa perubahan yang cukup banyak pada detail kostum yang menyerupai robot. Value artwork juga dirombak dengan memberi lebih banyak area shadow dan memberi highlite berupa warna terang pada salah satu bagian. Warna secara keseluruhan juga dirubah dengan menurunkan saturasi dan menguatkan tone keseluruhan artwork dengan mood dingin. Perlu diingat, hindari warna ngejreng saat membuat artwork, sebaliknya kuatkan tone warna artwork. Untuk mendapatkan tone yang diinginkan bisa menggunakan bantuan adjustment layer photo filter di Photoshop.

Value adalah elemen artwork yang mengacu pada gelap dan terang sebuah artwork. Beda dengan warna, value bisa dipahami pada artwork yang “tidak berwarna” atau greyscale. Value turut berperan menonjolkan detail-detail yang ingin ditonjolkan dalam artwork, namun juga menyembunyikan beberapa bagian dari artwork yang tidak perlu sehingga artwork menjadi lebih dramatis.
Nha, penasaran dan pengen artwork bikinan kita jadi lebih keren? Untuk lebih jelasnya, sebaiknya datang di acara Milisi Kreatif Doktrinasi berikutnya, gratis!!

006

milisi artu

Leave a Reply