REDEFINING THE ILLUSTRATION

Adrian habibieBanyak yang bertanya, apakah di Carrot Academy itu belajar bikin komik? jawabannya TIDAK, apakah di Carrot Academy itu belajar gambar manga, jawabannya TIDAK, apakah belajar animasi, TIDAK SAMA SEKALI..!

Terus belajar apa dong di Carrot Academy? jawabanya adalah kita belajar ILLUSTRASI (ILLUSTRATION), selain karena memang Carrot Academy mempunyai TAG, Illustration School – Indonesia namun juga Carrot Academy mempunyai idealisme yang tinggi akan arti dan kemajuan dari Illustrasi itu sendiri terutama di Indonesia.

Visi Carrot Academy adalah  “REDEFINING THE ILLUSTRATION” yang berarti Carrot Academy ingin merubah arti dari Illustration dan melakukan perombakan besar pada kesan yang melekat saat mendengar kata Illustrasi.

Illustration sendiri jika mengacu pada http://dictionary.reference.com mempunyai arti

illustration

  1. something that illustrates, as a picture in a book or magazine.
  2. a comparison or an example intended for explanation or corroboration.
  3. the act or process of illuminating.
  4. the act of clarifying or explaining; elucidation.
  5. Archaic . illustriousness; distinction.

Origin:
1325–75;  ME < L illustrātiōn-  (s. of illustrātiō ) the act of making vivid, illustrating.

Yang terjadi saat ini adalah adanya banyak sekali pengertian yang ambigu dan terlalu luas akan pengertian terhadap seni rupa baik itu seni rupa ataupun seni murni. Kata seni rupa -pun saat ini terkesan “old school, konservatif dan tua” untuk dijadikan sebagai “induk” dari seni seni terapan dan idealis yang bertumbuh pesat di tengah kencangnya perkembangan tekhnologi saat ini.

Oleh karena itu Carrot Academy dengan lantang menyatakan bahwa kata “seni rupa” sudah tidak cocok lagi dan kurang mewakili seni seni modern yang berkembang saat ini, sebagai solusinya Carrot Academy menawarkan solusi  dengan menyatukan semua seni dalam wadah ILLUSTRASI. Itulah mengapa Carrot Academy lebih memilih kata “illustration school” dari pada “pendidikan seni rupa” , “art school”, “comic school” dll

Bicara tentang komik, banyak pengertian salah kaprah terutama ketika kita mulai belajar “menggambar” atau ketika kita masuk ke dunia kuliah dimana saat ini pendidikan DKV di kampus kampus mulai dari Universitas no 1 sampai nomer buntut begitu menjamur, ketika kita “JAGO” menggambar  rata rata sebagian besar dari kita langsung berpikir bahwa  dengan jago menggambar itu berarti jenjang karir yang tersedia selain jadi Desainer Grafis adalah dengan menjadi KOMIKUS, yang berarti setelah/sebelum lulus mahasiswa akan membuat komik untuk kemudian di tawarkan kepada penerbit yang sukur sukur bisa di terima dan jadi duit.

Tidak ada yang salah dengan menjadi KOMIKUS, banyak komikus Indonesia yang sukses dan bahkan karyannya sampai diakui di luar negeri. CUMA, ketika kita jago menggambar profesi yang mungkin bisa kita masuki itu bukan cuma 2 itu :)  ada ratussaaaaannn profesi yang menjanjikan dan asyik buat kita yang minat dengan menggambar.

Mengapa saya memakai kata “menggambar” dalam uraian tentang komik diatas..? karena sebagian besar mereka yang jago menggambar tidak mengerti dan memahami tentang SKILL DASAR ILLUSTRASI yang perlu dikuasai seorang artist agar mampu membuat masterpiece dengan baik, baik itu tentang proporsi, anatomi, perspektif, creative mindset dan banyak skill wajib lainya yang harus dimiliki seorang artist agar sukses dan menjadi besar.

Akibat kurang mengerti dan memahami illustrasi bisa fatal, ciri ciri kurang memahami dan menguasai skill ILLUSTRASI adalah, pertama biasannya mereka sangat fanatik terhadap satu style illustrasi dan biasannya mereka cuma bisa membuat illustrasi dengan gaya itu itu saja, mengapa hal ini merupakan sebuah kesalahan? karena dunia illustrasi itu sangat DINAMIS, seperti kata pepatah EVOLVE or PERISH..!!  berubah atau menghilang tertelan jaman :) kejam ya, tapi itu kenyataanya. Ciri kedua mereka yang kurang mengerti skill dasar illustrasi biasannya

2 thoughts on “REDEFINING THE ILLUSTRATION

Leave a Reply