Bakat itu Mitos ; Misteri yang Terpecahkan ( Bag. 1 )

cave-painting

Menguak Misteri kenapa beberapa orang Bagus dalam Menggambar dan yang lain tidak!

Jago gambar itu mitos, mitos yang telah berumur ribuan tahun setua lukisan purba di dinding gua Altxerriy yang berusia 39 ribu tahun. Menggambar selama ini sering dipandang sebagai BAKAT yang kita miliki atau – yang banyak artist sering utarakan dengan frustasi- mereka tidak memiliki BAKAT.

Faktanya, menurut peneliti, kelihatannya sebagian lahir dengan bakat alami, namun kenyataannya adalah semua orang dapat menggambar bagus. Yang perlu diperhatikan adalah `layaknya skill-skill sulit lainnya, seseorang mungkin butuh 10,000 jam untuk menjalaninya untuk dapat fasih`.

Peneliti di University College London percaya mereka yang tidak dapat menggambar itu tidak melihat dunia seperti yang terlihat – dan memang butuh melatih skill visual mereka. Mereka berkata, prasangka kita terkadang mengganggu bagaimana kita memandang objek, mengarahkan kita untuk mengubah mereka ketika menggambar di kertas.

Artist yang baik memiliki lebih banyak cara untuk memandang objek dan memasukannya ke dalam kertas. Rebecca Chamberlain, seorang psikolog yang melakukan penelitian, berkata: ”Sebagian orang mungkin tidak menjadi fasih karena mereka tidak melakukan praktek lebih, dan mereka mundur ketika awal gagal-“namun sebenarnya tidak seperti itu”.

Miss Chamberlain dan kolega mereka melakukan eksperimen dengan menginvestigasi peran dari ingatan visual dalam menggambar. Mereka percaya bahwa skill merupakan hasil bagian dari kemampuan kita untuk mengingat hubungan simple dalam sebuah objek seperti sudut antara 2 garis. Mereka juga menemukan bahwa orang yang dapat tidak mempedulikan sekeliling objek dan fokus pada detail dapat mengambar lebih akurat. Dan mereka yang dapat tidak mempedulikan prasangka dan melihat objek dengan mata saja dapat menghasilkan sketsa yang baik.

Miss Chamberlain mengatakan: “Sangat mengagetkan bahwa lebih sulit menggambar sesuatu yang kita sangat kenal, seperti muka, dari pada sesuatu yang ada dalam buku novel (imajinasi), tentang bagaimana seseorang tidak pernah punya prasangka.”

Mereka yang ikut dalam eksperimen menemukan bahwa skill mereka meningkat seiring dengan waktu. Penemuan tersebut dipresentasikan di US conference dalam paper tertulis oleh Miss Chamberlain & koleganya Chris McManus.

AltamiraBison 

Baca lanjutannya : http://www.carrotacademy.com/jago-itu-mitos-misteri-yang-terpecahkan/

 

(ES/BP) Sumber:

http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2134898/Mystery-people-good-drawing-arent-

revealed.html

Leave a Reply