History of the T-shirt

Julukan “T-shirt” muncul di Amerika Serikat ketika mereka dikeluarkan oleh AS Angkatan Laut sekitar tahun Spanyol Amerika Perang. Mereka menampilkan       crew-necks dan short sleeves dan dimaksudkan untuk dikenakan sebagai pakaian bawah seragam.Setelah itu diadopsi oleh Tentara sebagai bagian dari isu ensemble standar yang diberikan kepada calon. Itu mendapat nama ikonik dari bentuknya menyerupai huruf “T”. Dockworkers, petani, penambang, dan pekerja jenis konstruksi juga mengadopsi T-shirt lebih memilih kain ringan dalam kondisi cuaca panas.

Kapas yang murah dan mudah untuk dibersihkan, T-shirt  menjadi pakaian pilihan oleh ibu untuk anak-anak mereka sebagai pakaian luar untuk tugas-tugas yang anda lakukan dan bermain. Di tahun 1920-an “T-shirt” menjadi kata Amerika-Inggris resmi di kamus Merriam-Webster.

First Words Printed on a T-shirt Life Cover 1942

T-shirt yang dicetak pertama kali adalah T-shirt ”Air Corps Gunnery School” pada 13 Juli 1942 sampul majalah LIFE . Mickey Mouse lalu mengikuti beberapa tahun kemudian, sebagai di cetak eksklusif lisensi untuk Tropix Togs, perusahaan yang didirikan oleh Sam Kantor di Miami, Florida.

Selain dari veteran dan pekerja kerah biru, popularitas T-shirt semakin meroket  ketika Marlon Brando mengenakan A Streetcar Named Desire. Ini menjadi mode keren untuk memakai sebagai pakaian luar. Marlon Brando Street Car Named Desire.

T-shirt menjadi sarana ekspresi diri sebagai seni

Pada akhir 1960-an, T-shirt menjadi sarana ekspresi diri sebagai seni dapat dipakai serta untuk menyampaikan iklan komersial, pesan sebuah souvenir, dan menyuarakan sebuah protes.

Psychedelic artist Warren Dayton dirintis beberapa politik, dan budaya pop art T-shirt yang menampilkan gambar Cesar Chavez, kartun politik, dan ikon budaya lainnya dari masa itu. Desain diproduksi di tahun 1970-an hanya sebagai populer saat ini seperti mereka itu, jika tidak mungkin lebih. Beberapa desain baju yang lebih penting selama puluhan tahun termasuk the yellow happy face T-shirts,The Rolling Stones’ “tongue and lips” logo, “Kiss me, I’m Irish” St. Patrick’s Day slogan, and the legendary “I ♥ N Y” or any of the “I ♥ ____” variants and spoofs such as “I ♣ baby seals”. Other popular shirt designs include “My parents went to ______ (name of place), and all I got was this lousy T-shirt!”, “Who farted?”, “I’m With stupid ——>”,, dan setiap standar tie-dye T-shirt.

antara desain, banyak warna kain serta banyak variasi cuts dan styles ditambahkan sebagai pilihan. Termasuk: crew neck, raglan, ringers, tanks, babydoll, spaghetti strap, V neck, A-shirts, camisole, polo, dan banyak lagi.

Saat ini banyak jenis aplikasi desain yang digunakan pada T-shirt. metode seperti: Air brushing, embroidery, direct printing, heat transfer, silk screening, sublimation, plot

Berbicara soal T-shirt ,KAROTEN mempunyai banyak  pilihan T-shirt khusus untuk pelaku industri kreatif. Dan koleksi T-shirt ini hadir dengan material cotton combed 30s  dengan menggunakan Tinta  Rubber maupun Tinta Super White. KAROTEN juga mempunyai berbagai pilihan Art Supply yang bikin Lifestyle kamu makim Artsy,Seperti Artcase,Sketcbook,Keychain dsb,yang dibuat dengan berbagai motif sehingga memberikan kesan ekslusif, natural, dan karakter yang unik sesuai aktifitas yang kamu jalani 

 

eeee ccc dddd

a222ccccc

 

Leave a Reply