Good Artwork is Good Research, 5 Alasan Pentingnya Research dalam Produksi Artwork

Kelas Creative Illustration Fulltime Course 6.07 memasuki sesi tentang Research. Dalam proses membuat sebuah artwork, research adalah proses penting yang tidak bisa diabaikan. Sebelum kita bicarakan pentingnya research kita akan dengar terlebih dulu apa pendapat artist-artist di program Creative Illustration Fulltime Course tentang research:

27709685_10155285955588803_4790315428250805969_o

Madeleine Tjung ( DC 6.06 yang hobi makan ):
“Seperti membuat kue, kita harus tahu komposisi terbaik untuk membuat kue terenak, demikian juga artwork yang baik dibuat dari research yang cukup”

Rahmat Maulidani ( DC 6.06 yang suka mencoba hal baru ):
Segala artwork yang kita buat itu berdasar memori yang telah kita simpan selama ini, orang awam menyebutnya imajinasi, dan memori kita itu terbatas karena itulah kita harus research.

27500355_10155285956328803_8985062598951826545_o

Steven Elim Tali ( DC 6.06 hobi koleksi mainan ): Artwork yang keren itu artwork yg believable, kita perlu sesuatu yang real yang hanya bisa didapatkan melalui research. Makin banyak research, artwork bisa makin believable, baik mengenai struktur, gaya hidup obyek, cara hidup dll.

Morris Sutantio ( DC 6.06 ):
Mengetahui sebuah obyek lebih jelas dan spesifik dari sekedar memori kita yang terbatas.

27629449_10155285954983803_762265793943001166_o

Jerry Kolopaking ( DC 6.06 ):
Research itu mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang gambar yang akan kita buat agar artwork kita bisa bercerita dengan baik.

Amalia Amanda Abadi ( Artist DC 6.07 terobesesi menjadi art dealer “pencuci uang”):
Agar art kita semakin realistis karena apapun bagian dalam artwork kita memiliki esensi yg berasal dari kehidupan di sekitar kita.

Widi Norianto ( Artist DC 6.07 yang hobi main game )
Bikin apa yg loe mau gambar sesuai dengan apa yg loe mau, apalagi ketika kita ingin mendesain sebuah karakter.

Irawan Septiyawan Pratama ( Artist DC 6.07 hobi nonton film scifi ):
Research itu adalah sumber informasi apa yang ingin kita buat, bagaimana kita bisa membuat gambar dari sebuah obyek yang nggak pernah kita tahu.

27628664_10155285956358803_241483719557030584_o

Tenyta Karunia ( Artist DC 6.07 ):

Karena ingatan manusia terbatas kita butuh research.

Remita Mayana ( Artist DC 6.07 ):
Research itu sumber pencerahan, mencari tahu apa yang kita perlu tahu.

Benjamin Fletcher ( Artist DC 6.07 Furry Fandom )
Gw menyukai karakter Furry sebagai sebuah fantasi tentang creature hibrid, agar gambar fantasi kita disukai orang, perlu banyak research.

Nha itulah pendapat artist di program 1 tahun Carrot Academy, semua jawaban tadi benar.

Inilah 5 hal yang membuat research itu penting dalam pembuatan artwork:

1. Concept Art = Concept + Art.

Dalam dunia ilustrasi industri, yaitu concept art, sudah sangat jelas bahwa tujuan pembuatan art adalah untuk media “promosi” produk seperti film atau game. Concept art mengandung banyak komponen menyangkut konten yang harus dibawakan di dalamnya, seperti karakter, setting dan alur cerita, environment, asset dan semua hal yang telah didesain sebelumnya. Research yang kurang akan mengacaukan produksi secara keseluruhan, bahkan untuk sebuah detail terkecil sekalipun.

2. Melihat keinginan audience dengan lebih jelas.

Kita ingin membuat artwork yang akan dinikmati dan akan diingat oleh audience kita. Lebih baik lagi apabila kita menghasilkan artwork yang ikonik. Untuk mengetahui apa keinginan audience kita HARUS research untuk membaca apa yang ada dalam pikiran mereka melalui berbagai cara dalam research. Mencari tahu kebiasaan dan kultur mereka, mencari tahu trend, mencari tahu apa yang mereka sukai dan mereka tidak sukai. Berterima kasihlah kepada internet karena memberikan sumber research yang melimpah.

3. Dynamic Research.

Saat membuat artwork, kita akan menciptakan sebuah hal baru, melahirkan karya dengan ide baru yang bisa dinikmati audience. Sebuah hal baru berasal dari apa yang sudah ada di dunia ini. Research akan memberikan kemampuan visioner kepada kita untuk menghasilkan hal baru dari kumpulan sumber-sumber research kita. Kita harus memahami realita sebelum menciptakan realita baru dalam artwork kita. Tujuan kita membuat artwork adalah membawa realita kehidupan dalam presentasi artwork kita.

4. Think inside before outside the box.

Kita sering mendengar tentang berpikir di “luar kotak”. Kita tidak akan bisa berpikir di luar kotak apabila kita tidak bisa melakukan proses berpikir di dalam kotak dengan baik. Research adalah jembatan antara berpikir di dalam dan di luar kotak. Research memberikan banyak informasi yang sebelumnya tidak terjangkau oleh pikiran kita saat di dalam kotak.

5. Alur produksi artwork yang efisien.

Dalam pembuatan sebuah artwork dituntut tenggat waktu yang terjadwal. Research yang baik akan menghindarkan kebuntuan di tengah proses pembuatan artwork. Research memang membutuhkan waktu, namun tidak akan membantu sama sekali apabila kita mengurangi waktu research kita bahkan justru akan membuang-buang waktu kita ketika kita harus mencari data lagi di tengah pekerjaan yang setengah selesai. Jadi gunakan waktu research dengan baik agar proses produksi artwork tidak terganggu.

27628809_10155285955498803_5358943277780686051_o

Sumber:

https://www.theatlantic.com/entertainment/archive/2011/05/the-art-of-design-research-and-why-it-matters/239561/

https://www.creativebloq.com/how-to/concept-design-tips-for-artists

Leave a Reply