Alex Ross; “There’s always more to achieve, I took myself to a certain level”

Alex Ross; “There’s always more to achieve, I took myself to a certain level”
Alex Ross, artist komik, painter Amerika kelahiran 22 Januari 1970, mungkin adalah salah satu seniman terbaik dalam komik hari ini. Visualisasinya yang sangat luar biasa dan detail untuk membuat anatomi karakter superhero menjadi serealistis foto.
Karya komersial pertamanya diterbitkan tahun 1989 dalam bentuk RPG dimana ia memberikan kontribusi beberapa karya seni interior. Karya pertamanya di industri komik adalah Terminator: The Burning Earth, untuk Now Comics. Popularitasnya mencapai puncaknya ketika ia mengerjakan komik-komik untuk perusahaan Marvel dan DC. Berikut beberapa hal yang dishare Alex Ross bagi mereka yang tertarik dengan ilustrasi komik.
alex7

Menurut anda, bagaimana ilustrasi komik itu mempengaruhi sebuah style pada umumnya?
Komik merupakan salah satu akar dari ilustrasi yang keren. Komik memiliki kecenderungan melebih-lebihkan beberapa aspek, misalnya proporsi yang jadi luar biasa dibanding ukuran normal, komposisi dan gesture yang ekstrim, sehingga sebuah figure terasa sangat dinamis . Termasuk gaya karikatur yang cenderung membuat figure menjadi dramatis.

Penting nggak sih referensi buat seorang komikus?
Wah, penting sekali, masih banyak yang perlu kita pelajari dari sebuah referensi. Referensi itu tentang realita. Ada hal-hal yang tak terbatas saat kita memandang sebuah referensi sebagai realita.
Sebenarnya ketika saya tidak melihat referensi, apa yang telah saya buat itu berdasar database yang sudah ada dalam kepala saya. Makin banyak referensi maka akan semakin realistis, terutama mengenai akurasi bentuk, lighting dan outline. Nah, tugas komikus adalah mereduksi realitas menjadi figure yang fantastik dalam komik.
alex4
Bagaimana menentukan style kita?
Mmm, itu seperti kita sudah memahami dunia dan mengambil semua hal di dalamnya dan merepresentasikannya, lalu kita berada dalam satu titik, oke, ini ini di mana saya akan berhenti dan akan membuat versi saya sendiri dari semua hal itu.

Lalu bagaimana agar artwork atau komik kita tetap keren ketika kita sudah punya style?
Oke, kita mungkin telah menentukan style kita, tapi ada saatnya kita kembali ke dasar-dasar skill fundamental kembali. Selalu kembalikan ke realitas sebagai point panduan. Da Vinci atau Michelangelo selalu belajar dari kehidupan nyata. Artist-artist klasik itu selalu menyetarakan kehidupan dan referensi mereka. Dan mereka selalu menjadi kontribusi yang tidak pernah ada habisnya bagi dunia seni.
Ketika saya menyelesaikan sebuah figure yang sangat fantastik, misalnya Green Lantern dalam figure yang keren, saya selalu terlebih dulu mencari figure nyata sebagai referensi untuk dibandingkan dengan apa yang ada di kepala saya. Kemampuan seorang artist adalah menambahkan detail-detail yang tidak ada dalam model atau foto figure tersebut. Memang tidak selalu ada referensi yang benar-benar sesuai dengan keinginan kita, tapi justru itulah yang membuat seorang artist harus bisa membuat figure yang tidak kaku dengan kemampuannya berimajinasi.
alex5
Sepertinya, anda seorang artist yang sangat terbuka dengan berbagai pengaruh dan inspirasi ya, seperti spon yang tidak berhenti menyerap hal-hal baru di sekitar anda. Bagaimana fase-fase yang terjadi dalam rentang usia anda yang menurut anda paling berpengaruh?
Mungkin di usia 5 – 10 tahun, saya tidak menyadari tentang style atau apapun itu, saya hanya mengambil cover komik dan menggambarnya semirip mungkin, memang saat itu tidak bisa dikatakan gambar saya bagus, tapi sebenarnya saya sedang menghimpun banyak hal dalam kepala saya, dan tiap saya menemukan hal baru selalu ada sesuatu yang menarik, membuat pengaruh yang dramatis dalam diri saya dan membuat saya berteriak “”Wow! You can go this much further with art! Lalu saya akan menggambar dengan lebih baik dan berkata dalam diri saya “Wow… I could do stuff like this.” Waktu itu saya menemukan komik Bernie Wrightson’s Swamp Thing #1. Itu terjadi saat saya berumur 9 tahunan. Dan saya melihat bahwa efek bayangan dalam sebuah gambar bisa membuat gambar bercahaya.
Selanjutnya saya mengikuti gaya dari artist yang saya temukan dan saya kagumi, lalu saya berpikir “Oke, saya bisa meniru gaya artist ini, tetapi mengapa saya harus melakukannya, itu bukan gaya saya. Selalu ada hal baru untuk kita lakukan, selalu ada hal baru untuk kita kembangkan dalam skill kita. Ada sekitar 17 tahun yang saya gunakan untuk mengeksplorasi kemampuan visualisasi saya dalam menyimpan informasi dari database referensi dan mengeksplornya dengan menambahkan detail-detail yang tidak bisa diperoleh dari model atau foto referensi. Di situlah kemampuan saya sangat berkembang.

Apakah akademi art yang anda ikuti ikut membentuk karakter syle anda?
Tentu, sebuah akademi bisa memberi sebuah pengalaman baru yang visioner. Skill saya mengalami perkembangan yang dramatis dan membuka mata saya akan sebuah dunia ilustrasi yang lebih baik.

alex6

“Having the experience to draw from life regularly made me realize how much I needed and desired that as a constant function of my art.”

Anda cenderung memakai model saat membuat karakter, adakah keuntungan dan tantangan memakai model hidup?
Menggunakan model hidup kadang menyulitkan juga, karena sesuatu yang terlalu realistis belum tentu diterima pembaca, tergantung dari eksekusinya. Saya bukanlah sebuah perpustakaan yang sempurna yang menyimpan jutaan referensi dalam otak saya, jadi saya memilih menggunakan model atau referensi dari kehidupan nyata.

alex ross 3
Karakter ciptaan anda dikenal being fantastical larger-than-life creations, bagaimana anda bisa menemukan style ini?
Realistis tidak dibuang begitu saja ketika sebuah style cenderung fantastis. Bagaimanapun gaya realistis tetap menjadi benang merah dalam style saya.

Apakah menurut anda style anda selalu berkembang?
Ya dan harus makin baik dalam setiap eksekusi, saya selalu mencoba eksplore banyak hal baru, hal-hal yang belum pernah saya lakukan sebelumnya.

Apakah artist lain memberi pengaruh banyak pada style anda, siapa saja mereka?
Pengaruh beberapa artist lain sangat besar dan hampir setiap saat mereka memberi pengaruh pada style saya. Di antaranya adalah Norman Rockwell dan Neal Adam.

Bagaimana saat membuat sebuah karakter baru, apakah pengaruh-pengaruh itu masih ada?
Ya, ketika sebuah karakter baru diciptakan, sebenarnya selalu ada jejak-jejak dari referensi atau karakter lama yang memberi pengaruh pada karakter baru tersebut.

Alex Ross10

“Never prejudge a thing based on how it got done but just on what it appears to be”

Anda adalah salah satu tradisional Artist, bagaimana pandangan anda tentang digital artist?
Jangan menilai bagaimana sesuatu itu dibuat, tapi bagaimana hasil akhirnya. Digital artist memiliki tantangannya sendiri, tradisional art memiliki posisinya sendiri yang tidak tergantikan, tapi bagaimanapun ada masanya digital artists akan mendominasi industry.

alex 1
Apakah arti karir di dunia komik bagi anda?
Saya mengalami dimana tekanan terhadap rasa percaya pada diri sendiri dan pencarian jati diri sangat besar di masa-masa sekolah menengah, dan art adalah satu-satunya hal yang membuat saya bisa bertahan dan menemukan penghargaan pada diri sendiri. Waktu itu bukanlah masa yang mudah, saya selalu menyimpan uang makan siang saya untuk dikumpulkan agar bisa membeli komik di akhir minggu.
Ketika saya mulai menghasilkan uang dari art, saya terus mengumpulkan semua hal yang berhubungan dengan komik dan menemukan banyak pengaruh besar dari hal itu. Menjadi komikus adalah goal terbesar buat saya. Saya melewatkan banyak waktu di akademi art, namun saya tahu bahwa komik adalah daya tarik terbesar buat saya.

alex-ross

 

(BP)
Sumber: http://www.ign.com/articles/2003/10/22/an-interview-with-alex-ross
http://titanbooks.com/blog/alex-ross-interview/

One thought on “Alex Ross; “There’s always more to achieve, I took myself to a certain level”

Leave a Reply