15 Tips dari Artist Profesional untuk menjadi digital artist yang lebih baik

Salah satu cara belajar terbaik adalah dengan mendapatkan informasi dari para senior yang berpengalaman di bidangnya. Belajar langsung dari pengalaman mereka akan memberikan semacam jalan pintas dan membuat proses belajar lebih optimal.

Bullfrog: artwork created for Design Studio Press's recent book Nuthin' But Mech 2.
Artwork oleh: Matt Tkocz

Inilah kumpulan tips dari artist-artist profesional yang berguna bagi artist yang sedang belajar atau sedang mengembangkan dirinya menjadi digital artist profesional:

1. “Mulailah dengan BENAR!”.

Temukanlah hal yang menurut kamu paling utama dan pertahankan. Menjadi seorang individu dengan karakter yang kuat adalah hal yang sama pentingnya dengan menjadi seorang artist komersial. Menepati deadline dan bekerja dengan efisien adalah hal-hal yang harus selalu dipelajari, walaupun proses untuk menjadi seorang individu yang baik adalah proses yang tidak mudah dan cepat.

SONY DSCTitus Lunter, freelance concept artist

 

2. “Jadilah sosial”.

Temukan dan jagalah – sebuah komunitas artist yang bisa memberikan kontribusi yang baik yang mampu memberikan feed back bagi pekerjaan kita.

“Saat saya mengerjakan proyek pribadi saya, saya mengirim email berisi WIP ke beberapa teman lama dan beberapa kali bertemu untuk mendiskusikan artork yang kami kerjakan”

Apabila kita tidak memiliki cukup akses untuk bersosialisasi, kita bisa memanfaatkan komunitas online, usahakanlah untuk menyampaikan post WIP yang baik dan mendapatkan input semaksimal mungkin.

140904_DF_bioDevon Fay, senior environment artist, Infinity Ward

 

3. “Milikilah fondasi yang kuat!”.

Satu nasehat yang akan saya berikan pada diri saya sendiri saat mulai masuk dunia ilustrasi adalah”Drawing lebih penting dari Painting. Kamu tidak akan bisa membuat painting bagus dari sketsa yang buruk”.

141210_MA_bioMike Azevedo, freelance illustrator/concept artist

 

4. “Belajar 3D lebih dini”.

Saya harus menekankan pentingnya nilai-nilai pengetahuan tentang 3D software. Bekerja dengan 3D akan membuka mata tentang banyak hal yang berkaitan dengan menciptakan volume dan bentuk, cahaya dan bayangan dan bagaimana perbedaan reaksi tiap permukaan terhadap cahaya. Sebuah media perubahan yang cukup besar bagi siapapun yang tertarik menjadi artist profesional.

141012_MO_bioMarek Okon, concept artist, Marvel Entertainment

 

5. “…tapi jangan terpaku pada teknologi”.

Jika kita berpikir teknologi menentukan sukses kita, itu sebuah kesalahan. If technology is responsible for your success, you’re doing something wrong. Artist harus bisa menawarkan lebih dari sekedar skill teknis penguasaan software. Belajar software butuh waktu yang tidak banyak.

140414_AL_bioAaron Limonick, concept artist, Naughty Dog

 

6. “Jangan lupakan desain”.

Optimalkan desain seperti kita mengoptimalkan art. Banyak sekali dijumpai proyek yang luar biasa kuat dari sisi teknikal, rendering keren, lighting dan sebagainya, tapi sangat kurang dari sisi shape, proporsi dan bahasa.    Push design as hard as art. I see a lot of work that is extremely strong from a technical standpoint, with great rendering, lighting and so on, but which lacks anything interesting in terms of shape, proportion and form language.

Gunakan irama dan keseimbangan semaksimal mungkin, pengulangan bentuk, detail, kontras, material dan lighting. Use rhythm and balance as much as you can, in the repetition of shape, detail, contrast, materials and lighting. Jangan sembarangan memberikan detail. Pilih titik yang tepat dan biarkan mata leluasa untuk menikmati artwork.

141118_DB_bioDarren Bartley, senior concept artist, Ubisoft Montreal

 

7. “Bergeraklah!”.

Ketekunan adalah kunci. Saya sangat meyakini sebuah teori “10ribu jam” – waktu yang harus kita habiskan sampai kita mendapatkan hasil yang diinginkan. Setiap orang memiliki kapabilitas untuk menjadi artist profesional, kita harus percaya, setia pada tujuan dan terus bergerak. Jika kita benar-benar menginginkannya, pasti akan terjadi!

140806_ES_bioEmmanuel Shiu, freelance concept artist

 

8. “Berpaculah dengan diri kita sendiri”.

Jangan terburu nafsu tapi berusahalah untuk konsisten, handal dan terus memacu kualitas pekerjaan kita. Kita tidak harus menjadi seorang Superstar begitu saja – hal yang paling utama adalah untuk terus berkembang, pelan dan tenang itu lebih baik. Jika kita melakukan semua itu, kita akan menjadi superstar tanpa kita menyadarinya, dan ketika mereka kita akan tetap terus berkembang.

140618_RP_bioRodrigue Pralier, principal artist, Warner Bros. Montreal

 

9. “Jujur pada diri sendiri….”

Selalu tanyakan pada diri sendiri, apakah kita telah mengerjakan yang terbaik? Jangan membodohi diri sendiri dengan kebohongan. Jika kita jujur pada diri sendiri dan terus memacu diri kita, kita pasti akan yakin dengan apa yang kita lakukan.

140129_JM_bioJoe Menna, digital sculptor with clients including DC Direct and Dark Horse Comics

 

10. Percayalah dengan selera kita

Berusahalah bertahan di dalam cakupan material-material yang menjadi preferensi kita selama ini. Jadilah keras kepala dalam hal ini. Jangan biarkan standar industri, opini yang populer, forum atau orang-orang yang membuat deklarasi tentang sesuatu yang “keren” mempengaruhi arah perjalanan anda.

Sebagai seorang yang sedang berusaha menemukan arah setelah bertahun-tahun bekerja sesuai brief klien, saya berharap mendengarkan nasehat ini 5 tahun yang lalu. Dalam sebuah hubungan artist – kilen di dunia industri, tanggung jawab kita adalah untuk memuaskan selera orang lain. Sangat penting sekali untuk mengesampingkan perasaan kita. Ini tidak berarti kita melawan brief, ini adalah sebuah pengingat alasan kita memulai semua ini dari awal.

140506_MH_bioMike Hill, founder, Karakter Design Studio

 

11. Teruslah mencipta

Saya melihat terlalu banyak artist mendapatkan pekerjaan dan berhenti menggambar di luar pekerjaan.  Setidaknya, jika kita memiliki sebuah proyek pribadi di rumah, kita akan memberikan keragaman dari macam konten yang bisa kita kerjakan. Hal ini akan memperluas daya jual kita.

140918_TC_bioTrevor Claxton, senior concept artist, Riot Games

 

12. Selalu fleksibel

Beradaptasilah. Saya beradaptasi dari seorang ilustrator ke animator, dari concept artis ke environment modeler, dan akhirnya menjadi character artist dan sculptor. Membatasi diri kita dengan cakupan skill yang sempit mengurangi banyak kesempatan besar yang bisa kita raih di depan.

140806_BB_bioBrett Briley, freelance character artist

 

13. Jangan berhenti belajar…

Kelilingi kita dengan orang-orang yang lebih baik dari kita – adalah cara terbaik untuk menyerap pengetahuan dan skill baru. Lebih penting lagi kondisi tersebut akan menempatkan kita pada mindset yang benar tentang diri kita yang lebih baik. Melihat orang lain di dekat kita menciptakan artwork yang luar biasa adalah hal paling membuat semangat yang saya pernah tahu.

140703_PP_banner_bio_newPaul Pepera, artist, Oculus VR

 

14. …tapi percayalah pada diri sendiri…

Melihat karya orang lain seperti pedang bermata dua; di lain sisi akan membuat kerja kita makin tajam, atau membuat kita seakan tidak bisa bersaing. Jika orang-orang mengatakan mereka menyukai pekerjaan kita – apalagi jika mereka membayar untuk pekerjaan kita – percayalah pada mereka! Selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, tapi jangan biarkan sesuatu membuat kita patah semangat.

Ryan DeningRyan Dening, co-founder, North Front Studio

 

15. Jaga diri kita untuk tetap proporsional dalam berbagai hal….

Sediakan waktu untuk bekerja, tapi santailah…demi Tuhan, ini adalah tentang Concept Art bukan tentang proses bedah otak.

140729_MT_bioMatt Tkocz, freelance concept artist

 

 

Source: https://magazine.artstation.com/2015/01/15-steps-digital-artist/

Leave a Reply